Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

MUI Serahkan sertifikat Syariah Perusahaan MLM China

sertifikat syariah, mlm china, sertifikat halal

Posted on 14 Jan 2013. Hits : 662

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia menyerahkan sertifikat syariah dan halal kepada perusahaan multi level marketing (MLM) asal China, TIENS Indonesia.

Sertifikat syariah dan sertifikat halal diberikan setelah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas pembukaan unit usaha syariah TIENS Indonesia.

"Pemberian sertifikat syariah dan halal ini tentunya setelah dilakukan evaluasi dan pengkajian intensif terhadap keseluruhan aspek bisnis dan operasional manajemen TIENS telah sesuai dengan kaidah-kaidah syariah," kata Ketua DSN KH Ma'ruf Amin dalam konferensi pers di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Senin.

KH Ma'ruf Amin mengatakan saat ini tidak banyak perusahaan yang memiliki Unit Usaha Syariah, terlebih perusahaan yang bergerak di bidang MLM.

Ia mengatakan dengan pemberian sertifikat syariah dan halal kepada TIENS, menandakan produk-produk perusahaan TIENS halal dan dari segi bisnis telah sesuai aturan-aturan syariah.

"Semoga bisnis TIENS dapat berkembang dan memberikan kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat. Karena dengan demikian akan turut berkontribusi bagi negara," ujarnya.

Sekretaris Jenderal MUI H.M Ichwan Sam mengatakan pihaknya menyambut baik sektor bisnis khususnya pihak swasta seperti TIENS yang memiliki itikad baik untuk membuka unit usaha syariah, karena dapat menumbuhkan ekonomi syariah di Indonesia.

Sementara itu Chairman Tiens Group, Co. Ltd, Li Jinyuan mengatakan pemberian sertifikat syariah dan halal dari MUI kepada perusahaannya menjadi salah satu bukti bahwa TIENS sangat peduli akan syariah Islam.

"Indonesia yang memiliki masyarakat Muslim terbanyak merupakan market terbesar kami, sehingga kami berupaya keras agar masyarakat Indonesia dapat dengan nyaman dan tanpa kekhawatiran baik dalam mengkonsumsi produk, maupun menjalankan peluang bisnis kami," kata Li Jinyuan.

Li mengaku bangga karena perusahaannya menjadi perusahaan China pertama yang mendapatkan sertifikat syariah. Dengan adanya sertifikat tersebut, TIENS Indonesia di bawah nama PT Singa Langit Jaya telah memenuhi persyaratan pembukaan Unit Usaha Syariah sebagaimana tertuang dalam Fatwa DSN No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang Pedoman Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS).

Persyaratan pembukaan Unit Usaha Syariah yang tertuang dalam Fatwa DSN melingkupi 12 poin beberapa diantaranya yakni adanya objek transaksi riil yang diperjualbelikan berupa barang dan jasa, memiliki produk yang halal, perhitungan komisi yang adil dan tidak menimbulkan "ighra'" dan tidak melakukan kegiatan permainan uang.

TIENS merupakan salah satu unit bisnis dari Tiens Group yang bergerak di bidang penjualan langsung. Produk-produk TIENS yakni suplemen herbal dan alat kesehatan yang mengacu kepada warisan pengobatan tradisional China yang telah dikenal sejak 5.000 tahun lalu dengan memadukan resep pengobatan tradisional dengan teknologi modern dan mutakhir.(ant/id)

Pemerintah Pertemukan Pelaku Pariwisata Malaysia dan Indonesia

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memfasilitasi pertemuan antara industri pariwisata Indonesia dengan pelaku industri pariwisata Malaysia dalam acara Indonesia Tourism Table Top yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

BPJS-Disdukcapil Serang 'Jemput Bola' Perekaman E-KTP Buruh

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Serang bersama Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat melakukan "jemput bola" membantu perekaman pembuatan KTP elektronik (E-KTP) para buruh dan ditargetkan selesai 30 September 2016.

Haji- MPR Dorong Pemerintah Lobi Saudi Tambah Kuota

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta agar pemerintah lebih mengintensifkan lobi ke Arab Saudi untuk meminta tambahan kuota haji mengingat sejumlah negara Muslim tidak akan menggunakan kuotanya dengan maksimal karena kondisi dalam negerinya.

Pemerintah Harapkan Investor Tanam Modal Untuk Pulihkan Lahan Gambut

Pemerintah berencana mengundang para investor menanamkan modal untuk mendukung upaya membantu restorasi gambut.

Walhi: Bangun Pengelolaan Sampah Berteknologi Ramah Lingkungan

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta Puput TD Putra mendorong pemerintah DKI Jakarta secepatnya membangun pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang guna mengontrol limbah sampah itu.