Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

YLKI Lampung: Kenaikan Tarif PBB Tidak Wajar

yayasan lembaga konsumen indonesia, kenaikan tarif dasar listrik, memprotes kenaikan pbb

Posted on 08 Apr 2013. Hits : 491

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Lampung menilai kenaikan tarif pajak bumi dan bangunan di Kota Bandarlampung tidak wajar, karena ditentukan berdasarkan harga jual tanah di pasaran.

"Kenaikan tarif PBB saat ini juga belum tepat, karena dibarengi dengan kenaikan tarif dasar listrik serta kenaikan sembako lainnya," kata Ketua YLKI Lampung Subadra Yani di Bandarlampung, Minggu.

Dia menyatakan, pihaknya siap mengadakan seminar tentang kenaikan atau penyesuaian tarif PBB yang terjadi di Bandarlampung pada Senin (8/4) di Hotel Amalia.

Menurut dia, seminar ini digelar karena banyak masyarakat yang memprotes kenaikan PBB ini yang tidak memperhitungkan kemampuan masyarakat saat ini.

"Sektor PBB memang potensi pendapatan asli daerah untuk Pemkot Bandarlampung. Namun, tindakan ini jangan sampai membebani masyarakat," kata dia pula.

Jangan sampai kenaikan tarif PBB ini membebani masyarakat karena kenaikannya yang tidak wajar.

Masyarakat dalam seminar ini, juga harus datang dan mereka telah diundang sebagai wajib pajak.

YLKI Lampung juga memberikan nomor pengaduan bagi masyarakat yang merasa keberatan atas kenaikan tarif PBB ini ke nomor 081288238838.

"Masyarakat juga harus mengetahui kenapa tarif PBB ini naik dan seperti apa perhitungannya. Karena, itu kami pun mengundang pihak Pemkot Bandarlampung dan sejumlah tokoh serta elemen lainnya," kata dia lagi.

Dalam pertemuan nanti, akan ada jawaban untuk masyarakat atas kenaikan tarif PBB ini termasuk sikap warga atas kebijakan tersebut sepakat atau tidak.

Pemkot Bandarlampung mendapatkan sorotan tajam kalangan pengamat karena menerapkan kebijakan menaikkan PBB antara 100 hingga 300 persen dari sebelumnya.(ant/rd)

Teh Hijau Gowa Dipamerkan

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang mengikuti pameran Gelar Kerajinan Nasional Daerah dan Produk Ekonomi Kreatif Nusantara 2016 di Makassar menawarkan teh hijau pilihan hasil bumi dari dataran tinggi daerahnya.

Wali Kota Tanam Pohon Nusantara Khas Daerah

Para wali kota yang hadir pada Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-5 menanam pohon nusantara khas daerahnya di kawasan hutan kota, Kota Jambi, Kamis.

Perusahaan Jambi Belum Ada Yang 'Go Public'

Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jambi menyebutkan bahwa hingga kini perusahaan lokal di daerah itu belum ada yang melakukan penawaran umum perdana saham atau "go public".

Bogor Bangun Jalan Layang Martadinata

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, segera melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan "fly over" atau jalan layang di Jl RE Martadinata sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan di wilayah tersebut.

Mengenal Lebih Dekat Mendag Baru Enggartiasto Lukita

Enggartiasto Lukita politisi dari Partai Nasdem beberapa hari lalu telah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Thomas Lembong, pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 12 Oktober 1951, ini merupakan pengusaha bidang properti dan menjabat sebagai beberapa komisaris di beberapa perusahaan.