Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

700 WNI Terjarin Operasi PATI Malaysia

717 warga negara indonesia, wni, terjaring operasi pati, malaysia

Posted on 03 Sep 2013. Hits : 434

Sebanyak 717 warga negara Indonesia terjaring dalam operasi/razia pendatang asing tanpa izin (PATI) yang digelar oleh Pemerintah Malaysia sejak 1 September dan menjadi yang terbanyak dibanding warga asing lainnya.

Dari laporan sejumlah media terbitan Kuala Lumpur, Selasa, menyebutkan seramai 2.433 PATI ditahan dari 8.105 PATI yang diperiksa melalui 40 lokasi operasi di seluruh Malaysia.

Jumlah PATI terbanyak yang ditahan yaitu dari Indonesia (717 orang) disusul Myanmar (555 orang), Bangladesh (387 orang), Nepal (229 orang).

Warga asing lainnya yang turut ditahan adalah warga Kamboja, Vietnam, India, Pakistan, Filipina, China, Nigeria dan Thailand.

Menurut Menteri Dalam Negeri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, operasi ini akan terus berlanjut sampai tidak ada lagi pendatang asing tanpa izin tersebut.

"Kami tidak akan berkompromi karena tujuannya untuk memastikan tidak ada lagi pekerja asing yang bekerja tanpa izin," katanya.

Selain itu, kata Zahid, pihaknya juga akan menyasar para majikan yang mempekerjakan, menggaji ataupun bahkan melindung pendatang asing tanpa izin tersebut.

Sebelumnya, Zahid menjelaskan terkait operasi pendatang asing tanpa izin (PATI) yang telah digelar sejak 1 September, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan pihak KBRI Kuala Lumpur.

"Saya sudah bicara dengan Pak Dubes Herman Prayitno, apa yang akan kami lakukan. Jangan khawatir karena kami akan menjaga kebajikan para pekerja. Mereka akan pulang sebentar dan kami tengah melakukan upaya agar mereka dapat kembali ke Malaysia," ujarnya.

Menurut dia, ada beberapa pendekatan yang akan mempermudah masuknya para pekerja tersebut terutama pihaknya akan melakukan pendekatan antar-pemerintah dan pihak KDN sudah bertemu dengan Menteri Tenagakerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar guna membicarakan terkait "one stop center" yaitu di Malaysia dan Indonesia.

Ditegaskannya bahwa semua pekerja asing termasuk dari Indonesia akan diberikan kartu dan di situ ada kemudahan identitas agar tidak ada penangkapan karena mereka adalah tenaga kerja yang legal.

Sedangkan mengenai mereka yang menjadi korban penipuan saat pelaksanaan program pemutihan (6P), Zahid menjelaskan juga akan dicarikan kemudahan.

"Jangan khawatir kita akan menjaga kebajikan kepada saudara-saudara dari Indonesia," Surat Edaran Pihak KBRI Kuala Lumpur mengimbau kepada seluruh warga negara Indonesia yang berada di negara ini memberikan informasinya jika mengetahui ada TKI yang tertangkap oleh pihak berwenang Malaysia dalam operasi Penertiban Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI).

Surat Edaran KBRI Kuala Lumpur ini sejalan dengan pengumuman resmi dari Pemerintah Malaysia cq. Kementerian Dalam Negeri Malaysia bahwa Pemerintah Malaysia akan melaksanakan operasilrazia terhadap Pendatang Asing Tanpa lzin (PATI) di seluruh wilayah Malaysia.

Namun demikian, KBRI KL menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang Malaysia.

KBRI Kuala Lumpur juga menghimbau agar seluruh masyarakat Indonesia dalam melakukan aktivitas di luar rumah selalu membawa dokumen kewarganegaraan yang sah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, demikian surat edaran yang disebarluaskan melalui Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, Budaya KBRI Kuala Lumpur, Minggu (1/9).

Bila mendapatkan informasi ada TKI yang tertangkap bisa menghubungi KBRI Kuala Lumpur melalui nomor telepon +603-211640001401614017 dan email info@kbrikualalumpur.orq.(ris/ant)

Lemkapi Sampaikan Rasa Keprihatinan Mendalam Atas Tragedi Skytruck

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam atas musibah pesawat milik Polri yang menewaskan belasan anggota Polri saat melaksanakan tugas di Kepulauan Riau.

Sanusi Akui Minta Dibayari Apartemen dan Mobil

Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi mengakui bahwa ia meminta rekannya Direktur Utama PT Wirabayu Pratama Danu Wira dan Hendrikus Kangean membayari apartemen dan mobilnya.

Polri: Kotak Hitam Pesawat Skytruck Masih Dicari

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan kotak hitam atau "black box" pesawat Polri M-28 Skytruck dengan nomor registrasi P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau masih dicari.

Djarot Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Wakil Gubernur DKI Jakarta nonaktif Djarot Saiful Hidayat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna menjadi saksi terkait laporan penghadangan kampanye di Petamburan Jakarta Pusat.

Menyibak Peninggalan Majapahit di Candi Risan

Gunungkidul daerah yang terkenal dengan kekayaan alamnya, di sana juga juga menyimpan wisata budaya berupa situs arkeologi.