Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Dishubkominfo Musirawas Larang Perusahaan Lewat Jalan Kabupaten

dishubkominfo, musirawas, larang perusahaan, lewat jalan kabupaten

Posted on 30 Sep 2013. Hits : 250

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, melarang kendaraan perusahaan seperti pengangkut minyak melewati jalan kabupaten tanpa izin karena jalan itu diperuntukkan bagi masyarakat.

"Kami akan membolehkan kendaraan perusahaan bila sudah ada izin resmi terkait pendapatan asli daerah untuk memperbaiki jalan tersebut," kata Kepala Dishubkominfo Musirawas Ari Narsa dihubungi, Senin.

Ia menjelaskan, jalan Kabupaten Musirawas saat ini panjanganya ribuan kilometer sebagian besar kondisi baik, terutama jalan di kawasan produksi pertanian.

Namun ada juga jalan itu yang dilewati kendaraan perusahaan, tapi memiliki izin resmi sehingga pemeliharaannya menjadi tanggung jawab perusahaan, disamping memberikan retribusi yang telah ditentukan sesuai aturan.

Saat ini ada beberapa perusahaan minyak dan gas bumi (Migas) izin pemakaiannya sudah berakhir dan akan disetop hingga izin baru dikeluarkan pemerintah daerah.

Perusahaan tersebut antara lain PT Seleranya Merangin Dua (SRMD) saat ini tidak diperbolehkan lagi mengangkut minyak mentah melalui jalan Kabupaten Musirawas.

Kontrak perjanjian antara Pemkab Musirawas dengan PT SRMD untuk penggunaan jalan sudah berakhir 24 September 2013 dan sekarang belum ada izin baru, ujarnya.

"Kami sudah mengirim surat pemberitahuan kepada perusahaan itu dengan No. 551.2/521/III/Dishubkominfo/2013 tertanggal 18 September 2013, perihal pemberitahuan kerja sama," jelasnya.

Di dalam surat tersebut disebutkan perjanjian penggunaan jalan berakhir tanggal 25 September 2013, untuk itu PT SRMD diminta untuk memperpanjang izin penggunaan jalan untuk mengangkut minyak mentah menggunakan truk tangki.

Ia menambahkan, perjanjian dilakukan Dishubkominfo terhadap PT SRMD kompensasinya langsung masuk ke pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Musirawas.

Bentuk kompensasi itu dihitung dari jumlah minyak mentah yang diangkut, dan semua datanya ada di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), ujarnya.

Kepala DPPKAD Musirawas H Gotri Suyanto membenarkan, memang ada kompensasi dari PT SRMD untuk Pemerintah Kabupaten Musirawas dari penggunaan jalan, mengenai besarannya tidak ingat karena setiap bulan selalu berubah.

"Kalau besarannya saya tidak ingat karena setiap bulan selalu berubah-rubah dan yang mengelola Dishubkominfo. Kalau mau tau tanyakan langsung ke Kabid PAD, sebab setiap penerimaan ada catatannya,"jelasnya.ris/ant)

Teh Hijau Gowa Dipamerkan

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang mengikuti pameran Gelar Kerajinan Nasional Daerah dan Produk Ekonomi Kreatif Nusantara 2016 di Makassar menawarkan teh hijau pilihan hasil bumi dari dataran tinggi daerahnya.

Wali Kota Tanam Pohon Nusantara Khas Daerah

Para wali kota yang hadir pada Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-5 menanam pohon nusantara khas daerahnya di kawasan hutan kota, Kota Jambi, Kamis.

Perusahaan Jambi Belum Ada Yang 'Go Public'

Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jambi menyebutkan bahwa hingga kini perusahaan lokal di daerah itu belum ada yang melakukan penawaran umum perdana saham atau "go public".

Bogor Bangun Jalan Layang Martadinata

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, segera melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan "fly over" atau jalan layang di Jl RE Martadinata sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan di wilayah tersebut.

Mengenal Lebih Dekat Mendag Baru Enggartiasto Lukita

Enggartiasto Lukita politisi dari Partai Nasdem beberapa hari lalu telah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Thomas Lembong, pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 12 Oktober 1951, ini merupakan pengusaha bidang properti dan menjabat sebagai beberapa komisaris di beberapa perusahaan.