Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Kejagung Periksa Lima Saksi Dugaan Korupsi KLH

kejagung, dugaan korupsi, klh, kementrian lingkungan hidup, jakarta

Posted on 19 Dec 2012. Hits : 335

Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa lima saksi terkait kasus dugaan korupsi atas perjalanan dinas di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada tahun anggaran 2009 yang merugikan negara senilai Rp1,2 miliar.

"Lima orang saksi terkait dugaan korupsi di perjalanan dinas di KLH hadir hari ini dan diperiksa sejak siang," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Selasa malam.

Kelima saksi tersebut adalah Staf Bagian Keuangan Biro Umum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Suarsih binti Enos, Staf Bagian Akutansi KLH Mayda Awvia Zaich, Staf Biro Umum KLH Endah Lisyowati, Staf Biro Umum Perjalanan Dinas Biro Umum KLH Munadjib, dan Kabag Keuangan KLH Sugeng Yos Budiarso.

Kasus ini bermula ketika Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan pelanggaran pada alokasi anggaran perjalanan dinas di KLH pada 2009.

Pada tahun tersebut, Biro Umum Sekretariat KLH menyediakan Perjalanan Dinas Umum Dalam Negeri dengan pagu Rp9.474.713.000 dan realisasinya Rp9.474.397.410.

Namun, dalam pelaksanaannya, setelah dilakukan pemeriksaan, Kejagung menduga terdapat kegiatan yang tidak dilaksanakan.

"Pelaku dalam kasus ini membuat laporan pelaksaanaan pertanggungjawaban dalam bentuk laporan fiktif," jelas Untung.

Untung menjelaskan, kerugian negara dari kasus ini sebesar Rp1,2 miliar.

Penyidik sudah menetapkan tiga tersangka, yakni adalah Kepala Bagian Keuangan Biro Umum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Amat S, Kepala Sub Bagian Verifikasi Biro Umum KLH Sulaeman dan mantan Asisten Departemen Kelembagaan Lingkungan Hidup Deputi 2 Biro Umum KLH Pudji H.

Mereka disangka melanggar Pasal dua dan tiga Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) sebagaimana diubah pada Undang-Undang No.20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat ke (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, yaitu pasal penyalahgunaan kewenangan dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun. (ant/ed/foto:google)

Trump Pilih Eksekutif Goldman Sachs untuk Pos Ekonomi Utama

Presiden terpilih AS Donald Trump telah memilih seorang eksekutif Goldman Sachs untuk kepala Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, media lokal melaporkan pada Jumat.

Pabrik Garam Farmasi Pertama di Indonesia Mulai Beroperasi

Pabrik Garam Farmasi I di Watudakon, Jombang, Jawa Timur, yang merupakan pabrik bahan baku obat pertama di Indonesia yang dikembangkan bersama oleh BPPT dan PT Kimia Farma mulai beroperasi pada 8 Desember 2016.

Masyarakat Perbatasan Gelar Festival Makanan Tradisional

Masyarakat desa di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menggelar pawai akhir tahun dengan tema Festival Makanan Tradisional dan Pengembangan Desa Hijau, 9 - 12 Desember 2016.

Semen Indonesia Bantu Rp500 Juta Korban Gempa Aceh

PT Semen Indonesia Tbk memberi sumbangan sebesar Rp500 juta untuk meringankan beban para pengungsi dan korban gempa berkekuatan 6,5 skala richter di Kabupaten Pidie Jaya, dan sebagian Kabupaten Pidie dan Bireuen.

Wapres Resmikan Enam Proyek di Sulbar

Wakil Presiden Jusuf Kalla menandatangani prasasti enam proyek infrastruktur Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Sabtu.