Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Kejaksaan Negeri Karawang Periksa Penerima Aliran Dana PDAM

kejaksaan negeri, karawang, penerima aliran, dana pdam

Posted on 28 May 2013. Hits : 400

Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memastikan memanggil sejumlah pejabat dan oknum wartawan yang diduga menerima aliran dana dari dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan di Perusahaan Daerah Air Minum Karawang.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Ganora Zarina, Selasa mengatakan bahwa mantan Direktur Umum PDAM Karawang Agung Wisnu Indrajati, tersangka dalam kasus tersebut, telah menyebutkan berbagai pihak, mulai pejabat sampai oknum wartawan menerima aliran dana di perusahaan itu.

Atas hal tersebut, pihaknya akan memanggil berbagai pihak itu sebagai upaya klarifikasi tim penyidik atas pengakuan yang telah disampaikan Agung.

"Dalam waktu dekat kami akan memanggil mereka yang disebut-sebut telah menerima aliran dana PDAM," katanya.

Dikatakannya, dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan di lingkungan PDAM Tirta Tarum Karawang dengan tersangka Agung Wisnu Indrajati itu akan terus diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara sesuai dengan pengakuan Agung Wisnu Indrajati melalui kuasa hukumnya, Asep Agustian SH, aliran dana dari kasus dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan PDAM tersebut telah "mengalir" ke berbagai pihak.

Berbagai pihak tersebut yang disebut menerima aliran dana PDAM di antaranya anggota DPRD Karawang, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Karawang, oknum LSM serta oknum wartawan.

Kajari mengaku serius dalam menangani kasus dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan di lngkungan PDAM Karawang. Di antara keseriusan itu, pihaknya telah menolak pengajuan penangguhan penahanan Agung.

Penolakan penangguhan penahanan dilakukan karena terdapat sejumlah pertimbangan yang akhirnya mengarah untuk menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka itu.

"Permohonan penangguhan penahanan itu hak tersangka untuk diajukan kepada Kejari Karawang. Tetapi kami juga mempunyai pertimbangan untuk mengabulkan atau menolak permohonan penangguhan penahanan itu," kata dia.(ris/ant)

Lemkapi Sampaikan Rasa Keprihatinan Mendalam Atas Tragedi Skytruck

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam atas musibah pesawat milik Polri yang menewaskan belasan anggota Polri saat melaksanakan tugas di Kepulauan Riau.

Sanusi Akui Minta Dibayari Apartemen dan Mobil

Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi mengakui bahwa ia meminta rekannya Direktur Utama PT Wirabayu Pratama Danu Wira dan Hendrikus Kangean membayari apartemen dan mobilnya.

Polri: Kotak Hitam Pesawat Skytruck Masih Dicari

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan kotak hitam atau "black box" pesawat Polri M-28 Skytruck dengan nomor registrasi P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau masih dicari.

Djarot Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Wakil Gubernur DKI Jakarta nonaktif Djarot Saiful Hidayat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna menjadi saksi terkait laporan penghadangan kampanye di Petamburan Jakarta Pusat.

Menyibak Peninggalan Majapahit di Candi Risan

Gunungkidul daerah yang terkenal dengan kekayaan alamnya, di sana juga juga menyimpan wisata budaya berupa situs arkeologi.