Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Polisi Ringkus Pembunuh Bos Beras di Villa Melati

pembunuh bos beras, perampokan, villa melati, jakarta

Posted on 17 Dec 2012. Hits : 655


Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) meringkus komplotan pencurian disertai pembunuhan terhadap bos beras "Sejahtera" di Rumah Toko Villa Melati Mas Blok B-8/I Nomor 12, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

"Pelaku pada 9 Desember 2012 mencuri dengan melukai kedua korban suami-istri," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Senin.

Petugas kepolisian menangkap Muhammad Suud (37) di rumah kontrakan Kampung Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/12) dan Aris Maulana (26) di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (14/12).

Rikwanto mengatakan para pelaku menjalankan modus pencurian disertai pembunuhan terhadap korban suami-istri, Edhi Susanto dan Tutik Lestari pada 9 Desember 2012.

Pelaku yang diduga berjumlah empat orang itu menjadikan Edhi sebagai sasaran aksi merampokan dengan berbekal informasi bahwa korban menyimpan uang Rp200 juta di dalam brankas.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto menjelaskan tersangka Aris berperan sebagai mengumpul informasi dan menggambarkan situasi tempat.

Selama seminggu memantau lokasi, keempat pelaku merencanakan aksi perampokan dengan mengnicar uang korban sebesar Rp200 juta.

Saat menjalankan aksinya, pelaku mengikat kedua korban dengan lakban dan dipukul, serta dibanting ke lantai.

Pelaku mengikat Edhi Santoso dan Tutik Lestari pada bagian kaki, tangan serta mukan hingga menutup hidung dan mulut dengan menggunakan lakban.

"Tutik Lestari meninggal dunia karena diduga kehabisan nafas," ujar Toni.

Sesai melumpuhkan kedua korban, pelaku menguras harta pemilik toko beras tersebut dengan nilai kerugian mencapai Rp30 juta.

Saat ini, petugas masih memburu dua tersangka lainnya berinisial Fendra dan Alfian yang diduga terlibat perampokan tersebut.

Kedua pelaku sempat terkena tembakan peringatan pada bagian kakinya, karena berusaha melarikan diri saat diminta petugas menunjukkan tempat persembunyian pelaku lainnya.

Para tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan juncto Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan akibatkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup. (ant/ed)

Israel Cabut Pembatasan Pembangunan Pemukiman Di Yerusalem Timur

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan Minggu, mengatakan kepada para menteri senior bahwa dia akan mencabut pembatasan pembangunan permukiman di Yerusalem Timur, segera setelah pemerintah kota itu menyetujui izin untuk membangun ratusan rumah baru di daerah tersebut.

Fadli Zon Tak Ingn Senen Jadi Mall

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meninjau dampak kebakaran yang melanda Pasar Senen beberapa waktu lalu dan mengharapkan kawasan tersebut tidak beralih fungsi menjadi mal atau apartemen.

Panja Sertifikasi Guru DPR Targetkan Hasilkan Keputusan

Panitia Kerja Serifikasi Guru dan Inpassing Komisi VIII DPR RI sedang melakukan penyusunan program kerja dan menargetkan selesai pada masa persidangan IV dengan menghasilkan keputusan untuk segera diselesaikan.

Kepolisian Jerman Tahan Pria diduga Rencanakan Serangan

Kepolisian Jerman pada Minggu mengatakan menahan seorang pria berusia 21 tahun, yang diduga merencanakan serangan dan menghubungkannya dengan kejadian di Wina, Austria.

Kapolda: Cukup Tiga Kali Ketuk 'Panic Botton'

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan masyarakat cukup tiga kali mengetuk "Panic Botton" jika mengalami atau mendapati tindak kejahatan di sekitarnya.