Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Reskrimsus Terjunkan Tim Penyelidik Proyek Bandara Kufar

bandara kufar, ntt, reskrimsus

Posted on 23 Aug 2013. Hits : 221

Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Maluku menerjunkan tim untuk meninjau dan menyelidiki fisik proyek pembangunan bandara Kufar di kabupaten Seram Seram Bagian Timur (SBT).

Direktur Reskrimsus Polda Maluku Kombes Pol Sulistyono di Ambon, Kamis, membenarkan tim khusus tersebut akan diterjunkan dalam waktu dekat untuk melihat langsung fisik proyek bandara yang dibangun dengan menggunakan APBN tahun 2008 hingga 2011.

Sulistyono menegaskan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi yang diduga terlibat dalam proyek yang hingga kini belum dikerjakan tersebut, di antaranya Jhon Rante sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perhubungan Maluku dan Aan Sukri yang menjabat Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proyek tersebut.

Selain itu, juga direktur CV. Cahaya Mas Perkasa (CMP) Frangky Tanaya alias Aseng.

Sejauh ini sudah empat orang yang ditetapkan sebagai calon tersangka, masing-masing JR, AS, CA dan SUL.

Sulistyono mengakui, pihaknya saat ini masih menunggu hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku, guna mengetahui kerugian negara dalam proyek tersebut.

"Kami masih menunggu hasil audit BPK Perwakilan Maluku. Tetapi kami juga perlu menurunkan tim untuk melihat kondisi proyek pekerjaan proyek di lapangan," katanya.

Dia menandaskan pihaknya serius menangani proyek bermasalah tersebut, karena kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dinilai sangat besar, dan diharapkan secepatnya dapat dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (kejati) Maluku untuk disidangkan.

Dia menandaskan penyelidikan yang dilakukan baru untuk pembangunan tahap IV bandara tersebut yakni pada tahun anggaran 2011 dengan total dana bersumber dari APBN sebesar Rp4,28 miliar.

Sedangkan tahap pertama dan kedua belum dilakukan penyelidikan.

"Hasil BPK akan menentukan untuk dilakukan penyelidikan proyek pembangunan tahap pertama dan kedua," ujar Sulistyono.

Ditreskrimsus melakukan penyelidikan tahap ketiga pembangunan bandara yang dibangun bersamaan dengan bandara Namniwel, di Namlea, Kabupaten Buru serta bandara di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) sejak tahun 2008 hingga 2011.

Namun bandara Namniwel dan bandara MTB telah rampung, sedangkan bandara Kufar sama sekali belum dikerjakan.

Bandara Kufar dikerjakan CV. Cahaya Mas Perkasa (CMP) milik Frangky Tanaya alias Aseng dengan menggunakan dana APBN, di mana dananya dicairkan beberapa tahap terhitung 2008 hingga tahun 2011.

Anggaran yang sudah dicairkan yakni pada tahun 2008 sebesar Rp20 miliar, tahun 2009 sebesar Rp70 milyar, Rp5 milyar pada tahun 2010 dan tahun 2011 sebesar Rp4,28 miliar.

Namun, pekerjaan yang dilakukan kontraktor berupa penggusuran lokasi saja, sedangkan pekerjaan fisik lainnya belum sama sekali.(ris/ant)

Depot Baubau Dijadikan Penampungan BBM Avtur

Depot Pertamina Kota Baubau Sulawesi Tenggara akan dijadikan sebagai tempat untuk menampung bahan bakar minyak (BBM) pesawat terbang jenis avtur.

Ayah Ajak Anak Dunuh Diri Mulai Diadili

David Nugroho, seorang ayah yang mengajak bunuh diri dua anaknya mulai diadili di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah, Selasa.

18.161 Personel Gabungan Dikerahkan Jaga Raja Salman

TNI-Polri mengerahkan 18.161 personel untuk mengamankan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud pada 1 Maret - 9 Maret 2017 dan Pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 tahun 2017 pada 6-7 Maret 2017 di Indonesia.

BPS Ingatkan Pemerintah Berhenti Mencari Data Sempurna

Badan Pusat Statistik mengingatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk berhenti mencari data statistik yang sempurna dan lebih baik dalam membuat keputusan atau kebijakan sesuai fakta di lapangan.

Persatuan Becak Motor Tunggu Desain Prototipe

Persatuan Becak Motor Yogyakarta masih menunggu desain prototipe becak motor yang pernah ditawarkan akan dibuatkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta sehingga memenuhi standar kelaikan dan keamanan serta aspek legalitas.