Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Warga Temukan Mayat Bayi di Hutan Juwangi

warga boyolali, temukan, mayat bayi, hutan juwangi

Posted on 12 Sep 2013. Hits : 388

Sesosok bayi yang baru saja dilahirkan ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Desa Ngaren, Juwangi, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis, diduga sengaja dibuang oleh orang tua kandungnya.

Menurut Kepala Polres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Juwangi AKP Purnomo, bayi jenis kelamin laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan tersebut saat ditemukan masih lengkap dengan tali pusarnya.

"Kami langsung membawa ke Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi Solo, untuk diotopsi. Kasus itu, masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tega membuang anak kandungnya sendiri," kata Kapolsek.

Penemuan bayi tersebut berawal Mantri Perhutani KPH Telawa, Harsono (45) warga Desa Ketro, Karangrayung, Grobogan melakukan patroli rutin di kawasan hutan.

Saksi Harsono saat melintas di kawasan petak 16 B RPH Ngaren, BKPH Kedung Cumpleng, mencium bau tak sedap yang menyengat. Saksi curiga dan mencari sumber bau tersebut.

Saksi menemukan sebuah benda mencurigakan yang dibungkus pakaian rok panjang, di sebuah semak-semak, berjarak sekitar 20 meter dari jalan.

Bayi tersebut saat ditemukan dalam kondisi sudah membusuk, saksi langsung melaporkan kejadian ituk ke Polsek Juwangi untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Kami setelah mendapatkan laporan bersama petugas medis Puskesmas langsung ke lokasi kejadian. Bay itu, ditemukan masih utuh bersama tali pusarnya," kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan sementara oelh tim medis Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda adanya luka akibat penganiayaan.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kematian bayi itu. Jenazah bayi langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

Selain itu, pihaknya juga belum dapat memastikan bayi tersebut apakah hasil hubungan gelap ibu kandungnya, sehingga dia tega membuang di kawasan hutan. Polisi masih melakukan penyelidikan dan juga menunggu hasil otopsi untuk mengungkap orang tua bayi itu.(ris/ant)

Legislator: Rokok Mahal Kendalikan Konsumsi Generasi Muda

Anggota Komisi IV DPR Akmal Pasluddin menyatakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau yang membuat harga rokok mahal akan mengendalikan konsumsi generasi muda dan memberikan dampak positif pada masa depan.

Pengelolaan Hutan Jangan Dijadikan Kepentingan Ekonomi

Peneliti Ekonomi Kehutanan Pusat Peneliti dan Pengembangan Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ismatul Ismail menyatakan pengelolaan hutan jangan dijadikan kepentingan ekonomi sehingga bisa merusak kelestarian hutan.

Gempa Runtuhkan Bangunan di Italia Tengah, Enam Diperkirakan Tewas

Gempa berkekuatan besar menghacurkan sejumlah bangunan di Italia tengah pada Rabu dinihari, menjebak penduduk dan menyebabkan warga lain melarikan diri, dengan setidak-tidaknya enam orang diperkirakan tewas.

KPK Dorong Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pemerintah daerah memperbaiki tata kelola pemerintah dengan menerapkan praktik terbaik (best practice) khususnya bidang perencanaan dan pengelolaan APBD, pengadaan barang dan jasa serta pelayanan perizinan.

Sumatera Selatan Dongkrak Konsumsi Ikan Masyarakat

Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan mendongkrak konsumsi ikan masyarakat dengan menggencarkan gerakan makan ikan (Gemarikan) di setiap kabupaten/kota.