Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Anggota DPRD Banjarbaru Kunjungi Pasien Demam Berdarah

dprd, banjarbaru, demam berdarah

Posted on 31 Jan 2013. Hits : 306

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengunjungi pasien penderita penyakit demam berdarah yang dirawat di rumah sakit umum kota setempat.

Rombongan wakil rakyat yang mengunjungi pasien di RSUD Banjarbaru, Rabu dipimpin Ketua Komisi I Iriansyah Ganie didampingi sejumlah anggota komisi yang membidangi masalah hukum, pendidikan dan kesehatan.

"Kunjungan kami ke rumah sakit untuk mengetahui berapa banyak pasien sekaligus melihat sejauh mana langkah penanganan yang dilakjukan manajemen rumah sakit terhadap pasien," ujar Iriansyah Ganie.

Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD dalam rapat koordinasi terkait meningkatnya jumlah penderita penyakit demam berdarah yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Menurut dia, jumlah penderita penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes Aegepty yang dirawat di ruang perawatan rumah sakit setempat memang banyak hingga manajemen rumah sakit menambah ruang perawatan pasien.

"Pasien yang dirawat memang banyak, baik di ruang anak maupun ruang perawatan lainnya dan manajemen rumah sakit juga menambah ruang perawatan di ruang bermain anak yang dijadikan ruang perawatan," ungkapnya.

Dikatakan politisi Partai Golkar itu, langkah manajemen rumah sakit menambah ruang perawatan sangat tepat karena setiap pasien harus mendapat perawatan sehingga penyakitnya bisa ditangani.

"Kami mendukung langkah manajemen rumah sakit menambah ruang perawatan meski pun memanfaatkan ruang untuk bermain anak namun tetap meminta pelayanan jangan dibedakan dengan pasien lain," pesannya.

Direktur RSUD Banjarbaru Endah Labati mengatakan, jumlah pasien demam berdarah yang dirawat di rumah sakit milik Pemkot Banjarbaru itu mencapai ratusan orang sejak bulan November 2012 hingga pertengahan Januari 2013.

"Jumlah pasien yang dirawat sejak November 2012 hingga pertengahan Januari 2013 mencapai 140 orang dan jumlahnya setiap bulan meningkat dimana selama Januari 2013 tercatat 75 pasien," ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya mengambil langkah menambah ruang perawatan bagi pasien penderita demam berdarah karena tidak mau dinilai menolak pasien sehingga menyiapkan ruang perawatan agar bisa menampung pasien.

"Ruangan tambahan yang sebelumnya ruang bermain anak dilengkapi tempat tidur dan mampu menampung hingga sepuluh pasien, dan pelayanan tetap sama tanpa dibedakan dengan pasien lain," katanya.(ant/rd)

Tarif Trans Tangerang Rp 1.000 Bagi Pelajar

Pemerintah Kota Tangerang memberikan tarif murah bagi pelajar yang menggunakan moda transportasi Trans Tangerang yakni Rp1.

RCEP Bisa Pengaruhi Sektor Pangan-Kesehatan Nasional

Perjanjian perdagangan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) yang juga melibatkan Indonesia dinilai bisa mempengaruhi sektor pangan dan kesehatan nasional karena adanya hak kekayaan intelektual yang dikuasai korporasi.

BNPT Harapkan Revisi UU Terorisme Segera Dirampungkan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius berharap revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dapat segera dirampungkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Imigrasi Soetta Tolak Kedatangan Empat Warga Bangladesh

Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang menolak kedatangan empat warga Bangladesh karena diduga menyalahgunakan fasilitas bebas visa kunjungan.

FAO : Pertanian Konservasi Tingkatkan Produksi 77 Persen

Berdasarkan data dari Badan Pangan dan Pertanian PBB (FAO) hasil teknik pertanian konservasi telah meningkatkan produksi jagung di wilayah Indonesia Timur sebanyak 77 persen daripada menggunakan teknik produksi konvensional.