Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Anis Mata: Kader PKS Bukan Malaikat

anis mata, pertemuan kader, badai masalah korupsi, bukanlah partai para malaikat

Posted on 16 Jun 2013. Hits : 248

Presiden PKS Anis Mata yang hadir di tengah pertemuan kader di Pekanbaru, Sabtu, meminta agar badai masalah korupsi yang menimpa kader segera bisa dilalui sehingga tidak menimbulkan perpecahan.

'PKS bukanlah partai para malaikat yang tidak akan pernah berbuat salah. Karena itu lupakan badai yang sudah melanda,' kata Anis Mata dalam temu kader di Pekanbaru, Sabtu yang dihadiri sekitar 5.000 kader PKS di Riau.

Ia mengingatkan agar setiap kader terus melakukan pembinaan terhadap sesama. Mengenai kasus yang melanda bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak, Anis menyebut itu merupakan kesalahan satu orang yang tidak mencerminkan kader partai lainnya.

'Jangan hanya gara-gara satu orang, jelek semuanya,' katanya.(ant/rd)

Kemkes Gelar Periksa Deteksi Kanker Mata Gratis

Kementerian Kesehatan menggelar pemeriksaan deteksi kanker bola mata atau retinablastoma secara gratis pada 200 anak dalam memperingati Hari Kanker Anak Dunia yang jatuh pada 22 Februari.

Pemkab Tangerang Ukur Ulang 26 Situ Rusak

Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan pengukuran ulang terhadap 26 situ (rawa) yang rusak untuk dilakukan normalisasi.

Strategi Kemenperin Dongkrak Industri Padat Karya

Produk industri dalam negeri dipacu agar lebih berdaya saing agar mampu menjadi pemenang perdagangan di kancah global sehingga Kementerian Perindustrian mengusulkan insentif berupa pemotongan pajak penghasilan (PPh) untuk industri padat karya yang berorientasi ekspor.

Jatim Akan Luncurkan "e-Smart Samsat"

Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur akan meluncurkan program "e-Smart Samsat" untuk memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Heryawan Instruksikan Moratorium Izin Pembangunan Kawasan Banjir

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menginstruksikan Pemerintah Kota Bekasi untuk segera menyetop seluruh perizinan pembangunan di seluruh kawasan rawan banjir mulai 2017.