Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Anis Mata: Kader PKS Bukan Malaikat

anis mata, pertemuan kader, badai masalah korupsi, bukanlah partai para malaikat

Posted on 16 Jun 2013. Hits : 248

Presiden PKS Anis Mata yang hadir di tengah pertemuan kader di Pekanbaru, Sabtu, meminta agar badai masalah korupsi yang menimpa kader segera bisa dilalui sehingga tidak menimbulkan perpecahan.

'PKS bukanlah partai para malaikat yang tidak akan pernah berbuat salah. Karena itu lupakan badai yang sudah melanda,' kata Anis Mata dalam temu kader di Pekanbaru, Sabtu yang dihadiri sekitar 5.000 kader PKS di Riau.

Ia mengingatkan agar setiap kader terus melakukan pembinaan terhadap sesama. Mengenai kasus yang melanda bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak, Anis menyebut itu merupakan kesalahan satu orang yang tidak mencerminkan kader partai lainnya.

'Jangan hanya gara-gara satu orang, jelek semuanya,' katanya.(ant/rd)

Garuda Berencana Layani Penerbangan Langsung Tarakan-Cengkareng

Maskapai PT Garuda Indonesia berencana mulai 17 Oktober 2016 melayani penerbangan langsung dari Bandara Juwata, Tarakan, ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, kata Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie.

Menteri BUMN Resmikan Hotel Indonesia Group

Menteri BUMN Rini M. Soemarno resmi meluncurkan sinergi hotel yang dimiliki BUMN dalam Hotel Indonesia Group (HIG) di Jakarta, Rabu.

14 Negara Ramaikan Indonesia International Book Fair

Sebanyak 14 negara ikut meramaikan "Indonesia International Book Fair 2016" di JCC Senayan, Jakarta, 28 September hingga 2 Oktober.

UMY-Kedutaan Prancis Galakkan Pola Hidup Sehat

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerja sama dengan Kedutaan Besar Prancis menggalakkan penerapan pola hidup sehat di kalangan mahasiswa melalui konsumsi produk organik.

Sikap Hedonis Dorong Orang Lakukan Penipuan

Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof Azyumardi Azra menilai sikap hedonis telah mendorong orang untuk melakukan penipuan sebagaimana yang terjadi pada kasus penggandaan uang pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo.