Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

BNPT : Indonesia Jadi Model Penanganan Teroris Dunia

badan nasional penanggulangan teroris, model penanganan teroris

Posted on 07 Mar 2013. Hits : 352

Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Pusat Ansyad Mbai menyatakan Indonesia menjadi model penanganan teroris di dunia.

"Indonesia menjadi model di dunia dalam penangaan teroris. Indonesia konsisten dalam supermasihukum, tidak perlu pakai rudal seperti dilakukan di negara lainnya menangkap teroris," katanya saat diskusi BNPT bersama Jurnalis di Makassar, Rabu.

Indonesia dinilai berhasil dalam penangananteroris tanpa melibatkan sejumlahpasukan besar seperti di negara-negara lainnya. Dalam hal penanganan teroris di Indonesia, kata dia, Densus 88 Anti teror mampu bekerja dengan baik.

"Meskipun ada anggapan pekerjaan polisi 100 persen melanggar HAM saat menangkap dan memburu teroris, tetapi itu sah-sah saja menurut UU yang berlaku. Sebab kita ini berhadapan dengan teroris,"ucapnya.

Dalam penanganan teroris, lanjutnya, Indonesia mendapat pujian dari berbagai negara karena mampu menangkap teroris. Berdasarkan data dari 2002 jumlah kasus terorisme mencapai 840 kasus.

Menurut dia, Densus 88 anti teror dibentuk negara hadir karena adanya kebrutalan teroris yang mencoba mengacaukan stabiliitas kemanan di Indonesia.

"Sampai saat ini Indonesia masuk dalam kelompok 20masih diakui dunia internasional dalam hal ekonomi dan meskipun ada teror," ujar pria kelahiran Buton ini.

Sementara Deputi I BNPT Pusat Mayjen TNI Agus Surya Bakti menambahkan, pihaknya berupaya membentengi generasi muda agar tidak terpenngaaruh gerakan radikalisme "Tujuannya merajuk kebersamaan bersama memeraangi terorisme," ucapnya dalam diskusi tersebut.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Sulsel Prof Arfin Hamid mengaku, forum yang telah dibentuk sebagai upaya akan memantau dan melakukan pencegahan dari gerakan-gerakan radikalisme.

"Tugas kami ini akan memantau dan melakukan upaya pencegahan terhadap adanya gerakan-gerakan radikalisme berbau terorisme dan bersama-sama menciptakan suasana aman dari gangguan teror," tandasnya.

Pada kesempatan itu hadir pula korban teroris Bom Marriot I Tony Soemarno dari Yayasan Askobi (Asosiasi Korban Bom Indonesia) dengan harapaan pihak terkait menumpas teroris di Indonesia agar tercipta keamanan dan kenyamanan hidup.

Diskusi BNPT bersama Jurnalis bukan hanya di gelar di Makassar, menyusul kemudian di beberapa daerah seperti Banten, Jawa Timur, Daerah Kepulauan, Sumatera Utara, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Maluku. NTB dan Kalimantan Barat.(ant/rd)

Konferensi RCE Akan Diadakan di UGM

Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menjadi tuan rumah Konferensi "Global Regional Center of Expertise" (RCE) ke 10 pada 22-25 November 2016, demikian pernyataan dari UGM yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Kabut Tebal Selimuti Bengkalis

Kabut asap tebal dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karlahut) mulai menyelimuti Kabupaten Bengkalis tepatnya di Kecamatan Mandau Dan Kecamatan Pinggir.

Dua Penyandang Disabilitas Raih Sarjana UI

Dua orang mahasiswa berkebutuhan khusus (disabilitas) berhasil meraih gelar sarjana di Universitas Indonesia (UI) setelah mampu menyelesaikan studi selama 4 tahun dan 4,5 tahun, dan mengikuti wisuda hari ini.

Presiden Hadiri Kontes Domba

Presiden Joko Widodo menghadiri temu wicara dan kontes domba garut yang diselenggarakan di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Praktik Ekonomi Kapitalis Hancurkan Perajin Songket

Ketua Forum Pemerhati Perajin dan Pengusaha Songket Silungkang Sawahlunto (FP3S3) Provinsi Sumatera Barat Fidel Arifin menyatakan praktik ekonomi kapitalis telah menghancurkan para perajin songket daerah ini.