Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

DPRD Banten 2014 Tetap 85 Kursi

pemilihan umum legislatif, rapat kordinasi, konsultasi publik

Posted on 01 Mar 2013. Hits : 450

Jumlah kursi DPRD Banten pada pemilihan umum legislatif 2014 tidak akan bertambah dari kursi yang ada saat ini, yakni 85 kursi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten Hambali di Serang, Kamis mengatakan bahwa jumlah penduduk Banten saat ini sesuai daftar agregat kependudukan yang diterima KPU belum melebihi dari 11 juta jiwa yakni sekitar 9,9 juta jiwa.

Berdasarkan ketentuan dan rumusan yang diatur dalam Peraturan KPU No 5 Tahun 2013, bagi provinsi yang jumlah penduduknya minimal sembilan juta dan maksimal 11 juta, jumlah anggota DPRD 85 kursi.

"Jika mengacu aturan yang ada saat ini dan sampai detik ini belum ada perubahan, maka jumlah kursi di DPRD Banten hasil pemilihan umum 2014 nanti masih tetap 85 kursi," kata Ketua KPU Banten Hambali saat membuka Rapat Kordinasi dan Konsultasi Publik Dalam Rangka Penyusunan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Banten.

Ia mengatakan, dalam ketentuan jumlah kursi DPRD Provinsi ditetapkan paling sedikit 35 kursi dan paling banyak 100 kursi, disesuaikan dengan jumlah penduduk yang ada di provinsi tersebut. Dengan demikian, jika jumlah penduduk satu provinsi dibawah satu juta, maka jumlah kursi di DPRD provinsi tersebut alokasinya 35 kursi dan penduduk lebih dari 11 juta, alokasi dewan perwakilan rakyat di DPRD 100 kursi.

"Kami berharap dengan rapat kordinasi dan konsultasi publik ini, KPU mendapatkan masukan dari unsur parpol dan juga masyarakat," kata Hambali.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan 10 partai politik di Banten, semua anggota KPU Banten, Bawaslu serta beberapa anggota DPRD Banten.

Sementara Anggota KPU Banten Lukman Hakim mengatakan, taggal 28 Pebruari 2013 merupakan hari terakhir KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan konsultasi publik terkait pembagian daerah pemilihan dan usulan jumlah kursi di DPRD sesuai Peraturan KPU No 5 Tahun 2013. Pada pemilu sebelumnya kegiatan tersebut tidak pernah dilakukan oleh KPU, namun pada tahapan Pemilu 2014 u¿i publik tersebut harus dilakukan oleh KPU provinsi dan kabupaten/kota.

Lukman mengatakan, jumlah kuris di DPRD Banten untuk Pemilu 2014 mendatang tidak mengalami penambahan, sehingga jumlahnya akan tetap sama dengan yang ada saat ini yakni 85 kursi atau anggota DPRD. Meskipun jumlah kursi tetap 85, akan tetapi jumlah daerah pemilihan di Banten akan beertambah dari sebelumnya enam daerah pemilihan menjadi sepuluh daerah pemilihan karena ada beberapa daerah yang menjadi pemekaran wilayah.

"Selain itu ada aturan dalam Undang-undang, satu daerah pemilihan yang lebih dari 12 kursi maka harus dimekarkan," kata Lukman.(ant/rd)

Kemenkeu Gandeng Apkasi Bahas RUU Keuangan

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia merespon positif rencana Kementrian Keuangan RI menggandeng Apkasi dalam pembahasan Rancangan Undang-undang yang akan memperbaharui hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Lima Dubes Siap Hadiri PBN Pekalongan

Lima duta besar negara sahabat menyatakan siap hadir pada pembukaan Pekan Batik Nusantara (PBN) di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan dijadwalkan 4 Oktober 2016.

Akun Medsos Harus Didaftarkan ke KPU DKI

Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta mengingatkan setiap bakal calon gubernur dan wakil gubernur setempat atau partai politik pendukung untuk mendaftarkan akun media sosial mereka ke Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta "Setiap paslon boleh juga parpol bikin akun khusus, boleh juga gabungan partai bikin akun khusus dan semuanya harus didaftarkan di KPU DKI Jakarta," kata Ketua Pokja Kampanye DKI Jakarta, Dahlia Umar di Kantor KPU DKI Jakarta, Sabtu.

E-Warong Terintegrasi dengan Rumah Pangan Kota

Direktur Pengembangan Bisnis Perum Bulog Imam Subowo mengatakan, Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E-Warong KUBE PKH) akan terintegrasi dengan Rumah Pangan Kota (RPK).

BNN Gandeng Karang Taruna Jadi Relawan Antinarkoba

Badan Narkotika Nasional Kota Gorontalo menggandeng anggota Karang Taruna di daerah ini untuk menjadi relawan antinarkoba.