Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

DPRD Padang: Anggaran BPBD dan Damkar Digabung

anggaran , damkar, bpbd, padang

Posted on 17 Nov 2012. Hits : 430

 Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Muharlion menyatakan, anggaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada APBD 2013 akan digabung dan dipertanggungjawabkan oleh satu pimpinan.

Muharlion di Padang, Sabtu, mengatakan, untuk tahun 2013 mendatang anggaran APBD di dua dinas tersebut akan digabung, sebab berdasarkan peraturan daerah tentang struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang baru dan berlaku mulai Januari 2013, kedua instansi tersebut akan digabungkan.

"Meski dalam pembahasan rancangan APBD 2013, kedua instansi tersebut mengajukan anggaran masih masing-masing, namun untuk penetapannya dalam paripurna nantinya dari usulan anggaran kedua instansi tersebut, akan digabung, sebab yang bertanggung jawab nantinya hanya satu kepala dinas," kata Muharlion.

Dia menambahkan, masih dilakukan pembahasan masing-masing instansi dalam RAPBD disebabkan, memang perda SOTK yang baru, dan berisi penggabungan tersebut baru efektif pada Januari 2013.

Dua instansi tersebut, mulai Januari 2013 yang menjadi satu akan bernama Dinas Pemadam Kebakaran dan Kebencanaan, dimana didalamnya akan ada bidang-bidang yang menangani mulai dari permasalahan pencegahan dan kesiapsiagaan, kedaruratan, pelayanan kebakaran, yang sesuai dengan Permendagri Nomor 76 tentang kedaruratan dan kebencanaan.

Berdasarkan informasi yang ada, kedua instansi baik BPBD Kota Padang, maupun Dinas Pemadam Kebakaran setempat telah mengajukan anggran untuk keperluannya, dimana untuk Damkar Padang mengajukan anggaran sekitar Rp5 miliar, dan BPBD mengajukan anggaran Rp3 miliar.

Anggaran Rp5 miliar diajukan Dinas Pemadam Kebakaran setempat dikarenakan dalam tahun 2013, merencanakan untuk menambah peralatan kebakaran, yakni dua unit kendaraan pemadam dengan kapasitas 2.000 liter dan 6.000 liter.

Sedangkan BPBD mengajukan anggaran untuk penanggulangan bencana yang terjadi, diantaranya rehabilitasi dan rekontruksi bagi korban banjir dan longsor yang terjadi di Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada bulan Juli dan September 2012.

Sehubungan dengan itu Kepada Dinas Pemdam Kebakaran Budi Erwanto, mengatakan, karena pemkot Padang belum menunjuk siapa kepala SKPD dalam penggabungan instansi ini, maka pengajuan anggaran baik dari Damkar maupun BPBD memang masih terbagi.

"Kita dari Damkar mengajukan Rp5 miliar, dimana jika digabung dengan BPBD anggaran yang diajukan untuk SKPD baru atau gabungan itu nantinya mencapai Rp8 miliar," jelasnya.

Penggabungan dua instansi tersebut bertujuan agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan, dan terciptanya prfesional dalam kapasitas pelayanan funsi penanggulangan bencana, kedaruratan, yang butuh penanganan cepat dan efisien.(ant/ ap)

Israel Cabut Pembatasan Pembangunan Pemukiman Di Yerusalem Timur

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan Minggu, mengatakan kepada para menteri senior bahwa dia akan mencabut pembatasan pembangunan permukiman di Yerusalem Timur, segera setelah pemerintah kota itu menyetujui izin untuk membangun ratusan rumah baru di daerah tersebut.

Fadli Zon Tak Ingn Senen Jadi Mall

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meninjau dampak kebakaran yang melanda Pasar Senen beberapa waktu lalu dan mengharapkan kawasan tersebut tidak beralih fungsi menjadi mal atau apartemen.

Panja Sertifikasi Guru DPR Targetkan Hasilkan Keputusan

Panitia Kerja Serifikasi Guru dan Inpassing Komisi VIII DPR RI sedang melakukan penyusunan program kerja dan menargetkan selesai pada masa persidangan IV dengan menghasilkan keputusan untuk segera diselesaikan.

Kepolisian Jerman Tahan Pria diduga Rencanakan Serangan

Kepolisian Jerman pada Minggu mengatakan menahan seorang pria berusia 21 tahun, yang diduga merencanakan serangan dan menghubungkannya dengan kejadian di Wina, Austria.

Kapolda: Cukup Tiga Kali Ketuk 'Panic Botton'

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan masyarakat cukup tiga kali mengetuk "Panic Botton" jika mengalami atau mendapati tindak kejahatan di sekitarnya.