Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Festival Makanan Khas Jabar di Sukabumi

festival keanekaragaman makanan khas jawa barat , tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga kota sukabumi, dodongkal , gongsir

Posted on 21 May 2013. Hits : 369


Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kota Sukabumi menggelar festival keanekaragaman makanan khas Jawa Barat yang dilaksanakan ruangan pertemuan Sekretariat TP PKK setempat.

"Festival digelar untuk menunjukan dan memperkenalkan potensi kuliner khas Jabar khususnya kuliner Sunda di tengah serbuan makanan siap saji yang berasal dari luar negeri seperti fried chiken, hamburger dan lain-lain," kata Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Esih Setiasih Muraz, Selasa.

Dikatakan, makanan khas jabar yang diperlokan bahan bakunya ada yang berasal dari umbi-umbian dan protensi hewani yang diracik atau diolah sedemikian rupa agar menarik. Selain itu, makanan ini juga diharapkan menjadi unggulan dari daerah masing-masing di Kota Sukabumi.

Adapun makanan khas Jabar yang diperlombakan tersebut mayoritas berasal dari ubi-ubian, jagung dan lain-lain seperti dodongkal (kue yang berasal dari ubi kayu dicampur dengan gula) gongsir (biji jagung rebus yang disajikan dengan gula dan kelapa) dan berbagai olahan makanan khas sunda lainnya.

"Nantinya pemenang pada perlombaan ini akan menjadi wakil Kota Sukabumi untuk mengikuti festival tingkat provinsi di di Bandung pada 8 dan 9 Juni mendatang," tambahnya.

Dikatakannya, kegiatan ini juga bertujuan agar warga bisa memanfaatkan potensi bahan baku makanan yang ada seperti ubi kayu, ubi rambat, talas, jagung dan lain-lain karena Sukabumi merupakan salah satu daerah penghasil tanaman tersebut.

Dengan kegiatan ini juga agar masyarakat tidak terlalu mengandalkan beras sebagai makanan pokok. Selain itu untuk menambah nilai gizi makanan ini perlu ditambahkan atau dikolaborasikan dengan bahan lainnya yang mengandung protein hewani dan nabati.

"Selain makanan ini harus menarik dan lezat juga kandungannya harus memenuhi nilai gizi yang cukup sesuai dengan kebutuhan," kata Esih.

Sementara Ketua Kelompok Kerja (Pokja) III TP PKK Kota Sukabumi, selaku Panitia Penyelenggara, Ferry Endjo menambahkan kegiatan ini diikuti oleh tujuh TP PKK Kecamatan se-Kota Sukabumi. "Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa mendorong wisata kuliner khas Jabar di Kota Sukabumi," katanya. (ant/ed)

Dua Daerah DIY Percontohan Kemiskinan Nasional

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan sebanyak dua daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi daerah percontohan bagi program pengentasan kemiskinan pemerintah.

Kekhasan Taman Nasional Daya Tarik Wisata

Pakar pelestarian lingkungan hidup dari Amerika, Shane Barrow, memberikan komentar dan penilaiannya terkait keadaan taman nasional yang ada di Indonesia.

Pemerintah Perkuat Transmigrasi Untuk Kurangi Impor Pangan

Pemerintah segera memperkuat dan menggalakkan kembali program transmigrasi untuk mengurangi ketergantungan impor pangan, kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Penyaluran KIP Belum Tuntas

Penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) belum juga tuntas meskipun batas waktu penyaluran akan berakhir di akhir September.

BNPB-MIT Kembangkan Peta Bencana Berbasis Media Sosial

Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Urban Risk Lab Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, mengembangkan peta bencana berbasis media sosial.