Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Geominex Akui Operasionalkan 81 Ekskavator Tanpa Izin

geominex, ekskavator, solok selatan, potensial kandungan emas

Posted on 07 Dec 2012. Hits : 593

PT Geominex Solok Selatan, Sumatera Barat, mengakui mengoperasionalkan 81 ekskavator untuk melakukan penambangan emas dengan membuat surat perjanjian kerja sama kepada pihak ketiga tanpa mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat.

Wakil Direktur PT Geominex Solok Selatan Rinaldi Putra di Padang Aro, Jumat, mengatakan ke-81 ekskavator itu melakukan penambangan emas di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikantongi perusahaannya.

Dia mengatakan PT Geominex sudah berupaya mengajukan 'addendum' atau perubahan dokumen kontrak dari penggunaan alat produksi kapal keruk menjadi ekskavator, namun hingga kini belum disetujui pemerintah daerah.

Ia menyebutkan sekarang sudah ada 81 ekskavator yang dikeluarkan izinnya oleh pihak PT Geominex untuk beroperasi di koordinat IUP yang dimiliki perusahaan tersebut.

Sementara untuk ratusan ekskavator yang beroperasi tanpa izin di wilayah itu berada di luar tanggung jawab PT Geominex Solok Selatan.

Ia menyebutkan, pengajuan operasional ekskavator sebanyak 60 unit oleh perusahaannya didasari atas jumlah titik potensial kandungan emas yang ada di lingkup IUP PT Geominex yang hanya bisa diambil dengan alat berat bukan kapal keruk.

"Dalam IUP kami, terdapat 30 titik potensi emas, direncanakan satu titik akan digarap dua unit ekskavator sehingga untuk mengeksploitasi potensi emas itu dibutuhkan 60 unit dan kita berharap pemerintah daerah secepatnya menyetujui perubahan kontrak itu,"katanya.

Dia mengatakan, terhadap pemilik SPK dengan PT Geominex, perusahaan bertindak tegas, jika pemilik SPK tidak mematuhi kontrak kerja, maka mereka dikeluarkan dari tanggung jawab perusahaan.

Masalahnya kata dia, ratusan ekskavator beroperasi di luar titik koordinat IUP PT Geominex, namun mereka berdalih memiliki izin dari perusahaan.

"Jadi kita sangat mendukung upaya pemerintah daerah dan provinsi bersama aparat kepolisian jika ingin benar-benar menertibkan ekskavator yang beroperasi di luar IUP Geominex Solok Selatan," katanya.

Ia juga menjelaskan, dari 81 unit ekskavator yang sudah mengurus SPK dengan PT Geominex masing-masing membayarkan royalti sebesar Rp25 juta per 200 jam kepada PT Geominex.

Kepala Dinas Energy dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Solok Selatan, Julian Efi mengatakan, kontribusi PT Geominex Solok Selatan kepada pemerintah daerah pada 2012 baru sebesar Rp25 juta.

"Sedangkan pengajuan perubahan kontrak dari kapal keruk menjadi ekskavator kemungkinan besar akan ditolak, karena itu kita sangat menyesalkan tanpa mengantongi izin, PT Geominex sudah mengoperasionalkan alat berat tersebut, apalagi banyaknya 81 unit, itu akan merusak lingkungan," katanya. (ant/ed)

Trump Pilih Eksekutif Goldman Sachs untuk Pos Ekonomi Utama

Presiden terpilih AS Donald Trump telah memilih seorang eksekutif Goldman Sachs untuk kepala Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, media lokal melaporkan pada Jumat.

Pabrik Garam Farmasi Pertama di Indonesia Mulai Beroperasi

Pabrik Garam Farmasi I di Watudakon, Jombang, Jawa Timur, yang merupakan pabrik bahan baku obat pertama di Indonesia yang dikembangkan bersama oleh BPPT dan PT Kimia Farma mulai beroperasi pada 8 Desember 2016.

Masyarakat Perbatasan Gelar Festival Makanan Tradisional

Masyarakat desa di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menggelar pawai akhir tahun dengan tema Festival Makanan Tradisional dan Pengembangan Desa Hijau, 9 - 12 Desember 2016.

Semen Indonesia Bantu Rp500 Juta Korban Gempa Aceh

PT Semen Indonesia Tbk memberi sumbangan sebesar Rp500 juta untuk meringankan beban para pengungsi dan korban gempa berkekuatan 6,5 skala richter di Kabupaten Pidie Jaya, dan sebagian Kabupaten Pidie dan Bireuen.

Wapres Resmikan Enam Proyek di Sulbar

Wakil Presiden Jusuf Kalla menandatangani prasasti enam proyek infrastruktur Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Sabtu.