Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

PAD Kota Ternate Capai Rp41,4 Miliar

ternate, pad ternate, pendapatan asli daerah

Posted on 28 Dec 2012. Hits : 510

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), mencapai Rp41,4 miliar atau melebihi target serta mengalami pertumbuhan ekonomi yang semakin kondusif.

Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman, di Ternate, Jumat, mengatakan bahwa pencapaian PAD Kota Ternate hingga pertengahan Desember sebanyak Rp41,4 miliar itu telah melapaui target karena beberapa jenis target pendapatan pada tahun 2012 juga mengalami pelampauan serta pertumbuhan ekonomi yang semakin kondusif.

"Tidak mustahil akan membuka peluang bertambahnya pendapatan pada tahun 2013, karena penetapan target PAD tersebut telah melalui kajian yang rasinonal dan terukur berdasarkan pertimbangan berbagai indikator perkembangan perekonomian khususnya sektor jasa dan perdagangan," katanya.

Beberapa target pendapatan yang telah ditetapkan dapat tercapai bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi peningkatan pada tahun 2013 mengingat beberapa pembangunan infrastruktur telah selesai dan dapat beroperasi secara efektif, ujarnya.

Menurutnya, terkait dengan saran dan harapan DPRD untuk pemenuhan kebutuhan infrastruktur pada kecamatan, khususnya pembangunan dermaga dan jembatan perahu di Kelurahan Takofi, Figur dan Tafamutu, ia akan melakukan penyesuaian nilai anggaran pembagian dengan program PNPM Mandiri dan Dana Partisipatif Kecamatan dan Kelurahan agar peruntukannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

"Pemenuhan kebutuhan infrastruktur Kecamatan Kepulauan Moti, Hiri dan Batang Dua dalam APBD 2013 bukan saja meliputi infrastruktur transportasi laut tetapi juga transportasi darat, seperti jalan dan jembatan. Hal ini diharapkan selain memenuhi pemerataan akses pelayanan di bidang transportasi, juga dapat mendukung mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan pada beberapa puskesmas pembantu dan poskeskel yang masih terkendala air bersih dan listrik akan menjadi perhatian.

"Alokasi anggaran untuk puskesmas juga telah terakomodir dana operasional untuk puskesmas pembantu dan poskeskel termasuk operasional pemenuhan listrik dan air bersih," ujarnya.

Sementara itu, saat menyampaikan sambutan pada rapat paripurna masa persidangan ke-3 dengan agenda pengesahan persetujuan terhadap nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Ternate pada tahun 2013.

Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, sebelum memasuki pengesahan dan persetujuan terhadap nota keuangan dan RAPBD Kota Ternate tahun anggaran 2013 maka ada beberapa tahapan yang telah dilalui dimulai pada tanggal 12 Desember wali kota menyampaikan nota pengantar RAPBD Kota Ternate tahun 2013, dan kemudian dilanjutkan dengan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi.

Maka setelah didahului dengan pembahasan komisi dewan dengan SKPD pada tanggal 17 sampai 19 Desember 2012 serta pada tanggal 20 desember 2012 pembahasan tahap I akhir antara TAPD dengan Badan Anggaran DPRD.

"Pengesahan RAPBD Kota Ternate tahun 2013 pada hari ini, merupakan langkah awal sekaligus menjadi dasar yuridis formal, yang menandai dimulainya pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan tahun anggaran 2013," katanya. (ant/as)

Mataram Gelar Gebyar Pembayaran PBB

Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menggelar acara gebyar pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2016 sebagai salah satu upaya meningkatkan partisipasi masyarakat membayar PBB.

BPJS Diminta Perbaiki Pola Sosialisasi Masyarakat

Anggota DPR RI Okky Asokawati meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk memperbaiki pola sosialisasi kepada masyarakat sehingga tidak ada lagi yang tertipu dan menggunakan kartu BPJS palsu.

Presiden Jokowi Bentuk Badan Hak Atas Kekayaan Intelektual

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengatakan Presiden Joko Widodo perlu segera membentuk Badan Hak Atas Kekayaan Intelektual agar kemajuan ekonomi kreatif lebih progresif.

Yogyakarta Gagal Bawa Pulang Adipura

Pemerintah Kota Yogyakarta kembali gagal membawa pulang piala Adipura untuk tiga tahun berturut-turut sejak 2013, setelah pada tahun ini hanya mendapat plakat Adipura untuk penilaian Terminal Giwangan.

Pemain Pokemon Go Diminta Lebih Berhati-Hati Dengan Lingkungan

Maraknya permainan Pokemon Go mengakibatkan pemainnya harus berhati-hati dengan lingkungan sekitarnya, terlebih pada segelintir orang yang memanfaatkan permainan tersebut untuk melakukan tindakan kriminal.