Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Pemerintah Bantu Korban Bentrok Warga Di Sorong

sorong, papua barat, kapolres, klademak pantai

Posted on 08 Nov 2012. Hits : 343

Kapolres Kota Sorong, Papua Barat, AKBP Aris Gatot Purbaya, S.Ik mengatakan pemerintah setempat berencana membangun ulang 24 rumah yang terbakar di kawasan Klademak Pantai akibat bentrok antar warga pada akhir Oktober lalu.

"Sebanyak 24 rumah warga yang terbakar akibat bentrok warga pada Minggu (28/10) lalu akan dibangun oleh pemerintah setempat," kata AKBP Aris saat berada di Mapolda Papua, Kamis.

Terkait perdamaian, lanjut Kapolres Aris, kedua kubu masih berjalan. Pihaknya bersama TNI dan pemerintah stempat siap memfasilitasi proses perdamaian. Dengan cara merangkul tokoh-tokoh masyarakat, adat, dan agama setempat yang mempunyai pengaruh agar masalah ini tidak berlarut-larut dan secepatnya selesai.

"Permasalahan ini semakin kondusif. Saya lihat kedua belah pihak ingin secepatnya berdamai dan membangun kembali kehidupan bersama," kata periwra menengah itu.

Bahkan kata Kapolres yang baru dilantikan pada Oktober lalu itu mengungkapkan, kedua kubu warga yang saling bentrok telah siap melaksanakan suatu pertemuan untuk saling memaafkan. "Kedua kubu sudah sepakat untuk berdamai. Polri, TNI dan pemerintah setempat juga cepat merespon hal ini," katanya.

Kapolres juga mengatakan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat. "Dan mereka juga siap membantu proses pembangunan 24 rumah warga yang terbakar tersebut," ujarnya.

Terkait kerugian dari bentrok warga tersebut, Kapolres Aris mengatakan belum bisa menafsirkan, karena sejumlah warga yang ada di Klademak Pantai tersebut sedang mengungsi kerumah sanak-keluarganya yang terdekat. "Saya belum bisa memastikan, tapi secepatnya hal ini akan didata," katanya.

Awal persoalan hingga terbakarnya 24 rumah di Klademak Pantai, Kota Sorong tersebut, Kapolres sampaikan, sebenarnya masalahnya tidak serius. Akan tetapi warga kedua kelompok yang bertikai di Klademak Pantai tersebut tidak melibatkan pihaknya, dan terkesan ingin menyelesaikan masalah secara sendiri.

"Peristiwa ini sebenarnya masalah sepele, karena masalah pencurian. Kedua kelompok warga yang ada di Klademak pantai saling curiga, sehingga berujung pada pengeroyokan dan bela diri," katanya.

"Yang pasti, hal ini tidak perlu diungkit lagi. Polri dan pemerintah berharap sebaiknya secepatnya masalah ini diselesaikan hingga keakarnya," lanjutya.

Kapolres Aris juga menambahkan agar warga di Kota Sorong tak cepat terpancing dengan berbagai isu yang tidak bertanggung jawab. "Jika ada masalah, laporkan kepada aparat. Baik itu Polisi atau TNI ataupun aparat pemerintah, agar hal ini tidak terulang lagi," katanya mengimbau.(ant/ev)

WHO: Dunia Tidak Boleh Lewatkan Tanda Awal Setiap Wabah Flu

Badan Kesehatan Dunia (WHO), Senin, menyeru semua negara memantau dengan saksama penyebaran virus flu unggas, yang mematikan pada unggas dan hewan ternak, serta segera melaporkan setiap paparan pada manusia, yang menunjukkan tanda awal wabah flu.

Perampok Gasak Harta Warga Bekasi Rp400 Juta

Pelaku perampokan menggasak harta senilai total Rp400 juta dari sebuah rumah mewah di Perumahan Grand Galaxy City, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/1).

AirAsia X Dapatkan Izin Terbang Ke Amerika Serikat

AirAsia X telah mendapatkan izin dari Federal Aviation Administration (FAA) untuk mengoperasikan penerbangan ke Amerika Serikat.

Emirates Gagal Terbang Di Bandara Ngurah Rai

Pesawat Emitares Airilines gagal terbang di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, karena ban bagian belakang pesawat itu pecah saat bersiap tinggal landas sehingga kembali ke apron sekitar pukul 00.

Pelindo Akui Kuala Tanjung Blum Jadi 'Hub'

Direktur Utama PT Pelindo I (Persero) Bambang Eka Cahyana mengakui Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara memang belum bisa menjadi pelabuhan pengumpul (hub) karena masih dalam tahap pengembangan.