Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Pemkot Bukittinggi Tegur 38 Koperasi

surat teguran, rapat anggota tahunan

Posted on 04 Apr 2013. Hits : 255

Pemerintah Kota Bukittinggi akan memberi surat teguran kepada 38 koperasi setempat karena tak melakukan rapat anggota tahunan.

"Ke-38 koperasi yang akan diberi surat teguran itu sudah terdata," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Bukittinggi, Gustav didampingi Kepala Bidang Koperasi Yetti Murni, Rabu.

Menurut dia, berdasarkan Undang-undang nomor 25 tahun 1992 setiap koperasi harus menggelar rapat anggota tahunan (RAT) minimal sekali dalam setahun.

"Paling lambat RAT dilakukan Maret 2013. Alasan 38 koperasi tidak melakukan RAT beragam salah satunya masalah pembukuan," kata dia.

Saat ini sebanyak 83 koperasi dari 101 koperasi yang ada di Bukittinggi tergolong koperasi aktif. Dari 83 koperasi aktif itu, hanya 45 koperasi yang telah melaksanakan RAT.

Menurut dia, kemungkinan 38 koperasi tidak melakukan RAT pada Maret tahun ini akan menggelar RAT pada Juni.

"Beberapa koperasi yang akan menggelar RAT pada Juni dipersilahkan. Lewat Juni koperasi tidak juga menggelar RAT terancam ditutup," kata dia.

Dari 101 koperasi, namun hanya 83 tergolong koperasi aktif. Sebanyak 18 koperasi tergolong tidak aktif, beberapa diataranya telah ada yang ditutup.

Keseluruhan koperasi di Bukittinggi bergerak di beberapa sektor seperti koperasi konsumen, koperasi simpan pinjam, koperasi produsen dan koperasi jasa.(ant/rd)

Summarecon Bandung Tawarkan Hunian Yang Humanis

Summarecon Bandung adalah kawasan seluas 300 ha yang dikembangkan oleh PT Summarecon Agung Tbk.

KPK Ingin Hilangkan Politik Uang Dalam Pilkada

Komisi Pemberantasan Korupsi menginginkan agar politik uang dalam Pemilihan Kepala Daerah dihilangkan, salah satunya dengan usulan institusi itu untuk meningkatkan dana bantuan bagi partai politik sebesar 50 persen, kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Garda Bangsa: Radikalisme Ancam Kebhinekaan

Organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Garda Bangsa menilai kebhinekaan yang ada di Indonesia saat ini terancam oleh perkembangan paham radikal dan terorisme.

KJRI Berupaya Bebaskan WNI Ditahan Di Jeddah

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) berupaya membebaskan dua warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Jeddah setelah bergurau membawa bom ketika hendak naik pesawat, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.

Presiden Segera Berantas 'Jual Beli' Jabatan ASN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan segera memberantas praktik "jual beli" jabatan dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).