Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Program Terpadu P2WKSS Di Bogor Terus Disosialisasikan

peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera, terus disosialisasikan, partispasi aktif perempuan

Posted on 16 Jun 2013. Hits : 317

Program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Kabupaten Bogor terus disosialisasikan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) setempat.

'Sosialisasi itu sebagai upaya progresif untuk mendorong partispasi aktif perempuan dalam pembangunan daerah,' kata Kabid Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Bogor Shinta Damianti melalui Diskominfo daerah itu di Cibinong, Sabtu.

Iamengatakan, sosialisasi itu juga untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan Program P2WKSS, serta adanya keterpaduan dan sinkronisasi program organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain itu, kata dia, untuk menunjang pelaksanaan kegiatan P2WKSS dan juga mengaplikasikan program kegiatan di wilayah masing-masing.

Menurut Shinta Damianti, ketika membuka kegiatan sosialisasi yang dimulai pada Kamis (13/6), Sekda Kabupaten Bogor Nurhayanti mengatakan konteks pembinaan masyarakat pada program terpadu P2WKSS merupakan satu sarana yang efektif untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian pemangku kepentingan pembangunan terhadap pengembangan potensi desa.

Di samping itu, juga memelihara keterpaduan program kerja antara seluruh OPD.

'Dengan program P2WKSS dapat membantu desa yang kondisinya masih memprihatinkan seperti belum adanya kader perempuan dalam pembangunan desa, rendahnya status sosial ekonomi dan masih banyknya kondisi rumah tidak layak huni serta sulitnya masyarakat memperoleh air bersih,' katanya.

Menurut dia, untuk tercapainya program P2WKSS harus dilakukan berbagai langkah pembinaan harus dilakukan OPD yang bersinergi dengan tim pengerak PKK dan berbagai elemen masyarakat.

Khususnya, kata dia, melalui pengembangan kegiatan 10 program pokok PKK serta pembentukan kader-kader PKK desa yang diasah kemampuannya dalam membangun keluarga berkualitas dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

'Harus ada upaya pelembagaan seperti perbaikan rumah tidak layak huni, penyedian air bersih dan sanitasi, penataan lingkungan dan pembangunan infrastruktur, serta pembentukan Posyandu dan berbagai kegiatan bina keluaraga,' katanya.

Dengan demikian, katanya, masyarakat terpenuhi kebutuhannya akan kebersihan dan kesehatan secara menyeluruh dan terintegrasi.

Selain itu,Nurhayanti berharap pelaksanaan kegiatan sosialisasi program terpadu P2WKSSmampu meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kesadaran semua pihak yang berkompeten mengenai aspek-aspek yang diperhatikan dalam pembinaan desa P2WKSS.(ant/rd)

Konferensi RCE Akan Diadakan di UGM

Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menjadi tuan rumah Konferensi "Global Regional Center of Expertise" (RCE) ke 10 pada 22-25 November 2016, demikian pernyataan dari UGM yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Kabut Tebal Selimuti Bengkalis

Kabut asap tebal dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karlahut) mulai menyelimuti Kabupaten Bengkalis tepatnya di Kecamatan Mandau Dan Kecamatan Pinggir.

Dua Penyandang Disabilitas Raih Sarjana UI

Dua orang mahasiswa berkebutuhan khusus (disabilitas) berhasil meraih gelar sarjana di Universitas Indonesia (UI) setelah mampu menyelesaikan studi selama 4 tahun dan 4,5 tahun, dan mengikuti wisuda hari ini.

Presiden Hadiri Kontes Domba

Presiden Joko Widodo menghadiri temu wicara dan kontes domba garut yang diselenggarakan di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Praktik Ekonomi Kapitalis Hancurkan Perajin Songket

Ketua Forum Pemerhati Perajin dan Pengusaha Songket Silungkang Sawahlunto (FP3S3) Provinsi Sumatera Barat Fidel Arifin menyatakan praktik ekonomi kapitalis telah menghancurkan para perajin songket daerah ini.