Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Puluhan Aktivis Kudus Cabut Paku di Pohon

kudus jawa tengah, aktivis, lsm

Posted on 23 Dec 2013. Hits : 356

Puluhan aktivis di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penyelamatan Alam dan Kebudayaan (Tapak), Senin, aksi damai dengan mencabut paku yang menempel di pepohonan di jalan-jalan protokol kota setempat.

Aksi cabut paku yang didukung pula dari aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Reksa Bumi (Marem) Kudus itu, dimulai pukul 10.00 WIB, dimulai dari sejumlah pohon di kawasan GOR Wergu Kudus.

Menurut Koordinator Tapak, Agus Sunarto di Kudus, Senin, sasaran aksi damai pencabutan paku di pohon selain di kawasan GOR Wergu Kudus, yakni di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Tit Sudono, Jalan Pramuka, dan Jalan Agus Salim.

Pencabutan paku di pepohonan yang berfungsi sebagai penghijauan tersebut, sebagai bentuk rasa keprihatinan para pegiat lingkungan karena banyak pohon yang dipaku secara sembarangan untuk menempelkan berbagai poster.

Dengan adanya kegiatan ini, dia berharap masyarakat tidak secara sembarang memasang poster atau benda lainnya di pohon menggunakan paku.

Sekretaris Marem, Suparmin Keceng menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat pepohonan yang berfungsi sebagai penghijauan di kawasan perkotaan.

Adapun jumlah relawan yang diterjunkan untuk melakukan pencabutan paku, kata dia, sekitar 130-an orang.

"Aksi ini sekaligus untuk menghindari kerusakan pada pepohonan, karena pohon yang ditempeli paku bisa mengalami pembusukan sehingga mengalami pelapukan," ujarnya.

Selain itu, kata dia, menancapkan paku di pohon juga menghambat pertumbuhan pohon dan mengurangi nilai ekonomis suatu pohon.

Sebelum menggelar aksi pencabutan paku di pepohonan, para aktivis juga menggelar diskusi soal lingkungan yang dihadiri nara sumber dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Daryatmo Mardiyanto dan Deputi Empat Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani.

Daryatmo Mardiyanto mengaku, mendukung aksi di Kudus yang melakukan pencabutan paku di pepohonan.

"Kami memang berharap, kepedulian terhadap lingkungan hidup tidak sebatas wacana yang didengungkan lewat seminar dan diskusi, melainkan diaplikasikan dalam bentuk pergerakan masyarakat," ujarnya.

Dari segi anggaran, kata dia, DPR siap menambah alokasi anggaran untuk mendukung upaya penyelamatan lingkungan hidup.(ant/vaa)

Konferensi RCE Akan Diadakan di UGM

Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menjadi tuan rumah Konferensi "Global Regional Center of Expertise" (RCE) ke 10 pada 22-25 November 2016, demikian pernyataan dari UGM yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Kabut Tebal Selimuti Bengkalis

Kabut asap tebal dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karlahut) mulai menyelimuti Kabupaten Bengkalis tepatnya di Kecamatan Mandau Dan Kecamatan Pinggir.

Dua Penyandang Disabilitas Raih Sarjana UI

Dua orang mahasiswa berkebutuhan khusus (disabilitas) berhasil meraih gelar sarjana di Universitas Indonesia (UI) setelah mampu menyelesaikan studi selama 4 tahun dan 4,5 tahun, dan mengikuti wisuda hari ini.

Presiden Hadiri Kontes Domba

Presiden Joko Widodo menghadiri temu wicara dan kontes domba garut yang diselenggarakan di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Praktik Ekonomi Kapitalis Hancurkan Perajin Songket

Ketua Forum Pemerhati Perajin dan Pengusaha Songket Silungkang Sawahlunto (FP3S3) Provinsi Sumatera Barat Fidel Arifin menyatakan praktik ekonomi kapitalis telah menghancurkan para perajin songket daerah ini.