Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Ratusan Hektare Tanaman Padi di Aceh Barat Terendam Banjir

tanaman padi, banjir, aceh barat

Posted on 09 Nov 2012. Hits : 257

Sekitar 150 hektare tanaman padi siap panen di Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, terendam banjir akibat hujan lebat yang melanda wilayah itu dalam dua hari terakhir.

Syarifuddin, petani Gampong (desa) Masjid Baroe di Meulaboh Jum'at mengatakan ketinggian air sepinggang orang dewasa itu merendam sawah mereka serta merontokan padi kemudian dihanyutkan.

"Jelas, petani rugi bila tidak dipanen semasih genangan air ini, sebab bila menungu surut banjir maka tanaman padi sudah disapu habis," katanya disela memanen padi dalam kondisi banjir kepada wartawan.

Di Kecamatan Sama Tiga terdapat ratusan hektare tanaman padi ditenggelamkan air seperti di Gampong Masjid Baroe, Rangkile, Cuot Lame dan sejumlah desa lain dengan ketinggian air 1-1,5 meter dan petani mengaku rugi belasan juta rupiah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pertanian dan Perternakan Aceh Barat M Nasir menjelaskan banjir yang melanda persawahan setempat, karena kondisi sungai Bubon tidak bersih, sehingga debit air melimpah ke sawah.

"Kami perkirakan ada lebih 150 hektare yang sudah terendam banjir, yang lainnya akan kita data dan nanti akan kita usulkan penerima bantuan dari Pemprov Aceh," katanya.

Kata Nasir, banjir yang menggenangi persawahan Aceh Barat tersebut tidak selamanya merugikan petani, karena banjir memberikan manfaat besar bagi areal sawah tadah hujan sebab pada November 2012 ini seluruh petani dijadwalkan memasuki musim tanam rendengan.

Seluruh areal sawah yang terendam banjir itu kata dia merupakan kawasan areal penanaman padi sedikit terlambat ketimbang kawasan lain yang sudah melakukan panen sejak awal Oktober 2012.

"Saat ini sudah memasuki jadwal musim tanam serentak dan bagi lahan sawah yang tadah hujan, banjir ini sangat bernilai positif sebab sarana irigasi masih terbatas," imbuhnya.

Kabupaten Aceh Barat memiliki 18.308 hektare bahan baku sawah dengan produktivitas 4,6 ton/hektare, 10.180 hektare merupakan sawah tadah hujan, 3.408 hektare disediakan pompanisasi dan 2.209 hektare memiliki irigasi desa (waduk). (ant/as)

Pembangunan Jaya Ancol Tertbitkan Obligasi Rp300 Miliar

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2016 sebesar Rp300 miliar untuk mendukung pengembangan bisnis.

PWC: 'Customer Experience' Penting Dalam Industri Digital

Kantor akuntan publik PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia Consulting memaparkan aspek pengalaman pelanggan atau "customer experience" penting bagi bisnis digital, termasuk di dalamnya teknologi finansial (fintech) atau industri jasa keuangan berbasis aplikasi dalam jaringan.

OJK: Pembiayaan Fintech Harus Beri Manfaat Masyarakat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang pembiayaan teknologi finansial (fintech) atau industri jasa keuangan berbasis aplikasi dalam jaringan harus mampu memberikan nilai tambah bagi publik.

BEI Suspensi Saham Semen Baturaja

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi perdagangan saham PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) pada Kamis karena terjadi kenaikan harga kumulatif yang signifikan.

10 Bank Genjot Transaksi Repo

Sebanyak empat bank domestik dan enam kantor cabang bank asing telah menyepakati Global Master Repurchase Agreement (GMRA) untuk meningkatkan transaksi repo antarbank dan mempermudah pasokan likuiditas yang pada akhirnya dapat meningkatkan saluran kredit.