Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Tanjungpinang Tertibkan Ratusan PKL

pkl, tanjung pinang, pedagang, kaki lima

Posted on 07 Apr 2013. Hits : 428

Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau akan menertibkan sebanyak 119 pedagang kaki lima yang menggunakan badan jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Agus Salim sebagai tempat berjualan.

"Penataan tempat penjualan mulai dari depan SMUN 5 hingga di bawah jembatan Monumen Raja Haji Fisabilillah dilakukan mulai besok sore," kata Kepala Satuan Pamong Praja Tanjungpinang Surjadi, Minggu.

Penertiban dilakukan setelah beberapa hari lalu Gubernur Kepri HM Sani menyinggung tidak tertatanya penjualan makanan dan mainan di sekitar Tepi Laut, Jalan Agus Salim. Sani mengibaratkan Tanjungpinang sebagai "kota seribu kursi", karena banyak kursi di sepanjangan Tepi Laut.

"Kami merespons positif pernyataan gubernur," ujarnya.

Surjadi mengemukakan, pemerintah tidak melarang pedagang kaki lima untuk berjualan, melainkan hanya menata agar tempat penjualan tidak mengganggu arus lalu lintas dan tidak merusak keindahan Tanjungpinang.

"Yang kami lakukan ini adalah penataan, sehingga seluruh pedagang diakomodir untuk berjualan di tempat yang disiapkan pemerintah. Kami menyiapkan beberapa tempat yang representatif di Tepi Laut," ungkapnya.

Relokasi terpaksa dilakukan, namun masih di bawah jembatan Monumen Raja Haji Fisabilillah. Lapak untuk masing-masing pedagang kaki lima diputuskan berdasarkan hasil undian.

"Pekan lalu seluruh pedagang kaki lima telah mengambil undian. Undian itu menentukan tempat mereka menjajakan barang dagangannya," katanya.

Ia menambahkan, setiap pedagang hanya dibenarkan memiliki empat meja dan 20 kursi di sekitar tempat jualannya. Mereka baru mulai berjualan pukul 15.00 WIB.

"Kalau sekarang masih kita temukan satu pedagang memiliki puluhan meja dan ratusan kursi di trotoar. Tetapi mulai besok, itu tidak dibenarkan," ungkapnya. (ant/as)

Pembangunan Jaya Ancol Tertbitkan Obligasi Rp300 Miliar

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2016 sebesar Rp300 miliar untuk mendukung pengembangan bisnis.

PWC: 'Customer Experience' Penting Dalam Industri Digital

Kantor akuntan publik PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia Consulting memaparkan aspek pengalaman pelanggan atau "customer experience" penting bagi bisnis digital, termasuk di dalamnya teknologi finansial (fintech) atau industri jasa keuangan berbasis aplikasi dalam jaringan.

OJK: Pembiayaan Fintech Harus Beri Manfaat Masyarakat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang pembiayaan teknologi finansial (fintech) atau industri jasa keuangan berbasis aplikasi dalam jaringan harus mampu memberikan nilai tambah bagi publik.

BEI Suspensi Saham Semen Baturaja

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi perdagangan saham PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) pada Kamis karena terjadi kenaikan harga kumulatif yang signifikan.

10 Bank Genjot Transaksi Repo

Sebanyak empat bank domestik dan enam kantor cabang bank asing telah menyepakati Global Master Repurchase Agreement (GMRA) untuk meningkatkan transaksi repo antarbank dan mempermudah pasokan likuiditas yang pada akhirnya dapat meningkatkan saluran kredit.