Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Tentara Thailand : Pengalaman Terbang di Tengah Asap

royal thai air force, latihan perang bersama, tni, kabut asap riau, pekanbaru

Posted on 27 Jun 2013. Hits : 414

Petinggi Tentara Angkatan Udara Kerajaan Thailand (Royal Thai Air Force/RTAF) menganggap suatu pengalaman berharga bisa latihan perang bersama TNI ditengah kabut asap tebal yang "mengepung" Pekanbaru, Riau.

"Saya belum pernah terbang di tengah kabut asap, karena keadaan di Thailand tidak pernah seperti ini. Jadi suatu pengalaman bisa latihan bersama Tentara Indonesia ditengah kabut asap sekarang," kata Direktur Latihan dari Angkatan Udara Kerajaan Thailand, Kolonel Napadej dalam jumpa persnya di Lapangan Udara (Lanud) Markas TNI AU Roesmin Nurdjadin Pekanbaru, Kamis.

Napadej juga mengaku bangga bisa latihan bersama dengan pasukan penerbangan dari TNI Angkatan Udara yang berpengalaman dan memiliki strategi penerbangan yang luar biasa.

Kolonel Penerbangan (Pnb) Ismet Ismaya Saleh selaku Kepala Pembantu (Paban) III Staf Operasi Mabes TNI AU yang juga merupakan delegasi untuk latihan bersama Tentara Thailand dikesempatan sama mengatakan, latihan penerbangan dengan menggunakan pesawat tempur ini dilaksanakan untuk meningkatkan hubungan antar-negara khususnya Thailand yang memang sudah sejak lama terjali.

"Ada empat pesawat Alpha Jet milik Angkatan Udara Thailand beserta pilotnya yang akan terbang bersama dengan para pilot pesawat Hawk 100/200 milik TNI AU selama beberapa hari kedepan. Sejauh ini masih berjalan lancar dan tidak terganggu kabut asap," katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga merupakan kegiatan yang berlanjut dan terprogram setiap tahunnya.

Selain latihan tempur dengan menggunakan pesawat canggih, demikian Ismet, TNI bersama Tentara Thailand juga sempat berulangkali menggelar latihan bersama dengan menggunakan helikopter dan pesawat angkutan sejenis pesawat herkules.

"Kegiatan ini dilaksanakan juga untuk membangun suatu kerjasama melakukan satu operasi bersama yang memang begitu penting untuk dilaksanakan," kata Kolonel Ismet.

Hubungan masing-masing kesatuan menurut dia adalah sangat penting untuk menjagat atau mempererat kerjasama yang memang sudah berlangsung sejak 40 tahun.

"Tidak hanya dengan Thailand, latihan bersama secara rutin juga terus dilakukan dengan negara-negara tetangga lainnya seperti Malaysia dan Singapura," katanya.

Khusus untuk Thailand, demikian Kolonel Ismet, negara tetangga ini sangat perhatian sekali dengan TNI, karena Indonesia dianggap sebagai salah satu negara terbesar di Asia Tenggara yang memiliki kultur budaya yang hampir sama.

"Nantinya, kegiatan latihan bersama yang telah terlaksana sejak beberapa hari ini, akan ditutup dengan Kepala Staf TNI Angkatan Udara dan Kepala Staf Tentara Angkatan Udara Kerajaan Thailand," katanya. (ant/ed)

Sleman Kukuhkan Brajan Sebagai Sentra Kerajinan Bambu

Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengukuhkan Dusun Brajan, Sendangagung, Kecamatan Minggir, sebagai sentra industri kerajinan bambu.

Harga Bahan Makanan Tinggi Saat Stabilnya Inflasi

Harga kelompok "volatile food" atau bahan makanan tercatat masih cukup tinggi di tengah stabilnya inflasi kelompok inti di Manado Ibu kota Provinsi Sulawesi Utara.

Indonesia Dorong Kemitraan Liga Arab Lebih Berkembang

Pemerintah Indonesia mendorong kemitraan dengan negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab lebih berkembang pada bidang selain perekonomian.

Kadin: Lima Strategi Tingkatkan Ekspor 500 Persen

Kamar Dagang dan Industri Indonesia menyatakan ada lima strategi untuk mengakselerasi peningkatan ekspor Indonesia sebesar 500 persen pada 2025-2030 dan meningkatkan kinerja ekspor yang tidak lagi bergantung pada sumber daya alam.

Pengusaha Dan Pejabat Sulut Manfaatkan Pengampunan Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku utara (Suluttenggomalut) mengakui bahwa pengusaha besar lokal dan para pejabat turut memanfaatkan "tax amnesty" atau pengampunan pajak.