Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Siap-Siap, Mobil Murah Di Bawah Rp 100 Juta Meluncur September 2013

mobil, murah, meluncur, september

Posted on 08 Jul 2013. Hits : 4729

Menindaklanjuti aturan pemerintah, saat ini sejumlah produsen mobil di Indonesia mengaku siap meluncurkan mobil dengan harga terjangkau dan ramah lingkungan atau diistilahkan sebagai low cost and green car, selambat-lambatnya bulan September mendatang.

Menurut Presiden Direktur PT Daihatsu Astra Motor Sudirman MR kepada wartawan di Jakarta, pekan lalu, pihaknya sudah siap mengenalkan mobil murah kepada publik di tanah air.

"Sabar aja yah. Sekitar September mendatang udah kita luncurkan ke publik. Tapi, saya berharap sih sudah bisa mulai jualan pada bulan Agustus 2013," katanya.

Meski demikian, Sudirman menjelaskan pihaknya belum memproduksi mobil murah dalam skala besar. Pabrik Daihatsu hanya memproduksi 1 unit dalam 1 hari agar mesin produksinya bisa awet.

Selanjutnya kapasitas produksi pabrik Daihatsu mencapai 120.000 mobil setiap tahunnya. Sementara kapasitas produksi Ayla mencapai 3.000 unit per tahun, dan Toyota Agya 6.000 unit setiap tahun.

Kementerian Perindustrian telah mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) atau Surat Keputusan (SK) soal Peraturan Presiden mengenai Low Cost and Green Car (LCGC) atau mobil murah dan ramah lingkungan. Dari juknis itu ada ketentuan soal harga patokan mobil maksimal Rp 95 juta per unit.

Menperin MS Hidayat menuturkan dalam juknis Menperin disebutkan harga Off the Road mobil LCGC belum termasuk Biaya Balik Nama, Pajak Kendaraan Bermotor, dan Pajak Daerah lainnya), termasuk penyematan fasilitas keamanan dan transmisi otomatis.

"Itu belum termasuk toleransi untuk penambahan teknologi transmisi otomatis 15% + toleransi untuk penambahahan fitur safety 10% air bag, Antilock Brake System dan lain-lain," katanya.

Mantan Ketua Kadin ini menjelaskan soal toleransi dari harga yang telah dipatok, antara lain karena faktor ekonomi makro seperti inflasi dan kurs tukar mata uang juga menjadi pertimbangan ke depannya.

"Saat ini SK sedang didaftarkan di Kemenhukham," katanya.

Hidayat menegaskan program Low Cost and Green Car ini tidak semata-mata membuat mobil dengan harga murah, tetapi lebih kearah membangun struktur industri komponen otomotif dan meningkatkan kemandirian nasional di teknologi otomotif, terutama teknologi engine, transmisi dan axle (power train). Juga kualitas dan safety produk tetap dipertahankan.

Mengenai masalah harga ini, Sudirman sebelumnya menuturkan tidak ada masalah. Harga ini memang sudah masuk bidikan Astra.

"Kita siap dengan harga di bawah Rp 100 juta. Tidak ada masalah," ujarnya. (bn)

Pengemudi 'Brio Maut' Negatif Gunakan Narkoba

Penyidik Laka Lantas Polrestabes Bandung menyebut tes urine yang dilakukan terhadap IM (19) pengemudi Honda Brio yang menyeruduk sepeda motor yang dikendarai IT (32) hingga tewas, negatif menggunakan zat psikotoprika.

Mubarokfood Akan Kurangi Penggunaan Kayu Bakar

Produsen jenang Kudus, Jawa Tengah, Mubarokfood akan mengurangi penggunaan bahan bakar kayu untuk proses pembuatan jenang.

Tapin Kembangkan Sapi Betina Melalui Inseminasi Buatan

Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mengembangkan sapi betina melalui program inseminasi buatan dan program sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab) untuk mendukung program nasional.

Empat Departemen ITS Kembali Raih Sertifikasi Internasional

Empat departemen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali berhasil meraih sertifikasi internasional yakni dari ASEAN United Network Quality Assessment (AUN-QA) pada akhir tahun 2016 lalu.

Elemen Masyarakat Diajak Citra Danau Toba

Elemen masyarakat diajak untuk menjaga citra positif Danau Toba di Sumatera Utara dalam upaya mendukung program Pemerintah Pusat menjadikan kawasan itu sebagai tujuan wisata Nasional dan Dunia.