Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Lokasi Makam Mantan Diktator Argentina Masih Jadi Misteri

makam, mantan, diktator, argentina

Posted on 20 May 2013. Hits : 246

Makam dan pengaturan pemakaman bagi mendiang diktator Argentina Jorge Videla masih tetap menjadi misteri, Minggu, mengingat para sumber-sumber resmi tetap membisu, bertahan untuk tidak memberikan komentar.

Videla, diktator yang memerintah pada periode 1976-1981 atau pada puncak "Perang Kotor" Argentina melawan aktivis kiri, Jumat, meninggal dunia di penjara saat menjalani hukuman yang dijatuhkan kepadanya atas dakwaan pelanggaran terhadap kemanusiaan. Dia meninggal dunia pada usia 87 tahun.

"Saya tidak memiliki informasi," seorang sumber di salah satu pengadilan saat ditanya mengenai pengaturan pemakaman bagi jenazah Videla.

Menurut media lokal, ketiadaan informasi itu dikarenakan kesepakatan informal antara pejabat dan kerabat Videla.

Videla, seorang Katolik yang taat, mungkin dimakamkan di kota kelahirannya di Mercedes, sekitar 110 kilometer (70 mil) barat Buenos Aires.

Hukum yang disetujui pada tahun 2009 melarang setiap mantan pemimpin militer yang dijatuhi hukuman pelanggaran hak asasi manusia menerima penghormatan militer saat dimakamkan.

Selama pemerintahannya, Videla melakukan tindakan keras ganas terhadap kelompok kiri dan pihak-pihak yang diduga sebagai pendukung. Sebanyak 30 ribu orang diculik dan "menghilang" selama periode rezim militer, yang berakhir pada tahun 1983.

Videla, tanpa menyesali perbuatannya, mengatakan kepada pengadilan dalam penampilan publik terakhirnya pada 14 Mei bahwa bawahannya mengikuti perintahnya dan menerima "tanggung jawab penuh militer untuk setiap tindakan militer terhadap perang melawan terorisme". (bn/ant)

Summarecon Bandung Tawarkan Hunian Yang Humanis

Summarecon Bandung adalah kawasan seluas 300 ha yang dikembangkan oleh PT Summarecon Agung Tbk.

KPK Ingin Hilangkan Politik Uang Dalam Pilkada

Komisi Pemberantasan Korupsi menginginkan agar politik uang dalam Pemilihan Kepala Daerah dihilangkan, salah satunya dengan usulan institusi itu untuk meningkatkan dana bantuan bagi partai politik sebesar 50 persen, kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Garda Bangsa: Radikalisme Ancam Kebhinekaan

Organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Garda Bangsa menilai kebhinekaan yang ada di Indonesia saat ini terancam oleh perkembangan paham radikal dan terorisme.

KJRI Berupaya Bebaskan WNI Ditahan Di Jeddah

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) berupaya membebaskan dua warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Jeddah setelah bergurau membawa bom ketika hendak naik pesawat, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.

Presiden Segera Berantas 'Jual Beli' Jabatan ASN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan segera memberantas praktik "jual beli" jabatan dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).