Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

HTI Kalsel Tolak Kontes 'Miss World'

hizbut tahrir indonesia, kalimantan selatan, menolak kontes, miss world di indonesia

Posted on 29 Jun 2013. Hits : 258

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kalimantan Selatan bersama sejumlah tokoh muslimah di provinsi tersebut menolak kontes 'Miss World' di Indonesia.

'Kami bersama beberapa tokoh muslimah di banua kita, menolak kontes Miss World di Indonesia,' ujar Humas Dewan Pimpinan Daerah HTI Kalsel Nur Hikmah, di Banjarmasin, Sabtu.

Ia menerangkan, alasan penolakan, karena kontes tersebut bertentangan dengan syariat Islam, merupakan ajang liberalisasi perempuan, serta memberi efek negatif yang besar pada generasi dan tidak memiliki nilai positif sama sekali.

Selain itu, merupakan ajang eksploitasi terhadap perempuan, merupakan ajang kapitalisasi kemaksiatan semata-mata guna kepentingan ekonomi dan politik, lanjutnya.

Dalam pemandangan HTI juga mendustakan konsep 3B (B = Brain/kecerdasan), (B = Beauty/kecantikan) dan (B = Behavior/kepribadian) yang disebut-sebut dalam pelaksanaan kontes kecantikan atau kontes Miss World.

'Konsep 3B dalam kontes kecantikan adalah konsep dusta, dan hanya untuk membungkus kontes semacam itu agar masyarakat menerima. Dalam kontes yang hanya beberapa hari, bagaimana menilai kecerdasan, kecantikan dan kepribadian,' ujar juru bicara HTI itu.

Karena, menurut HTI, hanya dengan Islam dan Khilafah, perempuan menjadi mulia dan bermartabat, bukan dengan kontes-kontesan seperti kontes Miss World.

Oleh sebab itu, HTI Kalsel juga menolak kontes sejenis Miss World diadakan di Indonesia dan menyeru pihak terkait di negeri ini untuk melakukan penolakan.

'Karenanya pula, jangan salahkan kalau para tokoh muslimah melakukan aksi protes bila kontes kecantikan dan atau kontes Miss World tetap berlangsung di Indonesia,' tandas pegiat LSM bidang keagamaan itu.(ant/rd)

Pembangunan Jaya Ancol Tertbitkan Obligasi Rp300 Miliar

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2016 sebesar Rp300 miliar untuk mendukung pengembangan bisnis.

PWC: 'Customer Experience' Penting Dalam Industri Digital

Kantor akuntan publik PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia Consulting memaparkan aspek pengalaman pelanggan atau "customer experience" penting bagi bisnis digital, termasuk di dalamnya teknologi finansial (fintech) atau industri jasa keuangan berbasis aplikasi dalam jaringan.

OJK: Pembiayaan Fintech Harus Beri Manfaat Masyarakat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang pembiayaan teknologi finansial (fintech) atau industri jasa keuangan berbasis aplikasi dalam jaringan harus mampu memberikan nilai tambah bagi publik.

BEI Suspensi Saham Semen Baturaja

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi perdagangan saham PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) pada Kamis karena terjadi kenaikan harga kumulatif yang signifikan.

10 Bank Genjot Transaksi Repo

Sebanyak empat bank domestik dan enam kantor cabang bank asing telah menyepakati Global Master Repurchase Agreement (GMRA) untuk meningkatkan transaksi repo antarbank dan mempermudah pasokan likuiditas yang pada akhirnya dapat meningkatkan saluran kredit.