Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

ITS Buka D4 Teknik Sipil

institut teknologi sepuluh nopember, membuka diploma-4, teknik sipil

Posted on 21 May 2013. Hits : 430

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuka Diploma-4 (sarjana terapan) Teknik Sipil untuk menyikapi 'booming' infrastruktur yang membutuhkan sumber daya manusia dalam kuantitas dan kualitas memadai.

'Sebanyak 140-145 lulusan D3 yang ada selama ini selalu dipesan sejumlah perusahaan kontraktor sebelum lulus, karena itu kami membuka D4 Teknik Sipil,' kata Kepala Prodi Diploma ITS Ir M sigit Darmawan M.Eng.Sc PhD di Surabaya, Senin.

Didampingi Sekretaris Prodi Diploma I Dr Ridho Bayuaji ST MT, ia menjelaskan pembukaan D4 Teknik Sipil itu untuk melayani kebutuhan pasar yang cukup besar itu, sekaligus menjawab 'booming' infrastruktur di Tanah Air akhir-akhir ini.

'Tapi, persiapan kami mendadak, sehingga tidak sempat menerima D4 Teknik Sipil dari jalur nasional seperti SNMPTN dan SBMPTN, karena itu angkatan pertama kami seleksi dengan ujian lokal pada 27 Juni mendatang dengan pendaftaran pada 13 Mei-21 Juni,' katanya.

Menurut dia, D4 Teknik Sipil yang merupakan program ketiga secara nasional setelah UI dan ITB itu mencetak lulusan dengan tiga kompetensi yakni Bangunan Gedung, Bangunan Air, dan Bangunan Transportasi.

'Jalur karir dari ketiga kompetensi itu antara lain ahli struktur, ahli material bangunan, ahli pelaksanaan proyek, ahli pantai, ahli pengembangan sumber daya air (bendungan/irigasi), ahli pengelolaan air perkotaan, ahli jalan raya, ahli pelabuhan, dan ahli jembatan,' katanya.

Ditanya perbedaan dengan S1 Teknik Sipil yang sudah dimiliki ITS, ia mengatakan D4 sebagai program vokasi/terapan itu menerapkan 40 persen praktik, sedangkan praktik dalam program S1 hanya sekitar 25 persen.

'Selain itu, D4 Teknik Sipil itu fokus pada aplikasi dan mencetak lulusan siap kerja, karena sistem pengajarannya lebih banyak di laboratorium atau studio, lalu pembelajaran tidak diakhiri dengan skripsi, melainkan tugas akhir dalam bentuk proyek,' katanya.

Perbedaan lain lagi, pihaknya memberikan tugas magang pada 60-90 perusahaan yang selama ini menjalin kerja sama dengan Teknik Sipil ITS, di antaranya PT Adhikarya, PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Pelindo, PT PLN, PT Semen Gresik, PDAM, PT Geosistem, PT Tata, dan sebagainya.

Mengenai biaya perkuliahan, ia mengatakan pihaknya akan menerapkan uang kuliah tunggal (UKT) sebesar Rp7,5 juta, namun angka itu masih belum diputuskan secara resmi.(ant/rd)

Diskominfo Pertanyakan Izin Menara Ponsel Atas Ruko

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mempertanyakan menyangkut perizinan terhadap menara telepon selular (ponsel) yang berada di atas ruko.

'Runway' Bandara Pekanbaru Ditargetkan Beroperasi April 2017

PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan perluasan landasan pacu (runway) Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Provinsi Riau, sepanjang 2.

BKPM Undang Inggris Masuk Sektor Infrastruktur

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengundang investor Inggris untuk ikut menanamkan modal di sektor infrastruktur Indonesia melalui forum "Business Forum: Infrastructure Investment Opportunity in Indonesia".

Sleman Kembangkan Pewarna Alami Sentra Batik Plalangan

Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan batik pewarna alami di Sentra Batik, Plalangan, Pandowoharjo, sebagai kepedulian untuk pelestarian alam.

Kerajinan Jimbe Banyuwangi Tembus Pasar Dunia

Kerajinan alat musik perkusi berupa jimbe yang dibuat perajin asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mampu menembus sejumlah pasar dunia, seperti Afrika, Amerika dan Australia.