Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Potensi Maritim Kepri Dipromosikan Saat Rakernas IWAPI

potensi maritim, kepulauan riau, iwapi

Posted on 16 Nov 2012. Hits : 306

Potensi maritim dan perikanan yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau akan dipromosikan pada Rapat Kerja Nasional Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ke-23 di Palembang, 20-23 November 2012.

"Kami akan mempromosikan potensi kemaritiman yang dimiliki Kepulauan Riau (Kepri), sekaligus menindaklanjuti rencana kerja sama dengan beberapa kementerian. Kepri memiliki potensi maritim yang luar biasa, karena 96 persen wilayah itu terdiri dari perairan" kata Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kepri, Reni Ardiyani, di Tanjungpinang, Jumat.

Reni juga akan membawa sekitar 20 orang pengusaha dari kalangan perempuan asal Kepri yang tergabung dalam IWAPI Kepri ikut dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IWAPI di Palembang.

IWAPI Kepri berupaya mendorong sektor maritim dapat dikelola oleh pengusaha wanita di Kepri dan pemerintah setempat.

"Pengelolaan sektor maritim dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Reni Ardiyani yang juga pengusaha perumahan dan travel.

Selain mendorong direalisasikannya kerja sama antara IWAPI dengan Kementerian Perikanan, penggarapan potensi yang dimiliki Kepri juga akan mengintensifkan perdagangan dan pariwisata.

IWAPI telah melakukan kerja sama dengan beberapa kementerian yang berhubungan dengan hal itu.

"Kami ingin mencetak banyak pengusaha perempuan yang sukses sehingga tercipta lapangan kerja yang dibutuhkan masyarakat. Tentu hal itu bukan merupakan kerja yang mudah, melainkan memerlukan keseriusan," ungkap Reni.

Ia mengatakan, IWAPI Kepri juga akan melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam satu tahun terakhir, seperti pelatihan bordir pakaian, bakti sosial dan peningkatan usaha kecil menengah.

Kegiatan IWAPI Kepri itu tidak menggunakan anggaran daerah.

"Kami melakukan kegiatan itu berdasarkan sumbangan dan partisipasi pengurus, tanpa bantuan pemerintah," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Kartika, Sekretaris IWAPI Kepri. Selain melaporkan hal itu, IWAPI Kepri juga akan melaporkan permasalahan kepengurusan bayangan yang dipimpin Tetty Siregar, yang selama ini dinilai menghambat program kerja yang telah disusun IWAPI Kepri.

Tetty Siregar diduga ditetapkan secara paksa menjadi Ketua IWAPI Kepri setelah dilaksanakan musyawarah daerah pada Mei 2010. Pengurus IWAPI Bintan, Batam, Tanjungpinang dan Natuna melakukan aksi protes dan menolak pelaksanaan musda lantaran Pasal 14 Poin 3 AD/ART IWAPI tentang syarat pengurus yang dapat mencalonkan diri sebagai ketua diduga diubah secara sepihak oleh Tetty.

Syarat lamanya kepengurusan dari setahun diubah menjadi satu periode (lima tahun).

"Kami meninggalkan ruangan musyawarah, karena merasa dizalimi. Tetapi pimpinan musyawarah yaitu Karlina, koordinator Kepri yang juga Ketua DPD IWAPI Lampung menganggap Tetty menang secara aklamasi," ujarnya.

Kepengurusan Tetty berakhir setelah Ketua DPP IWAPI Rina Fahmi diganti oleh Nita Yudhi dalam musyawarah nasional luar biasa. Nita memberi mandat kepada Reni Ardiyani sebagai Ketua DPD IWAPI Kepri.

"Kami ingin Pemerintah Kepri lebih bersikap adil, dan mengikuti perubahan kepengurusan di IWAPI. Jangan sampai melakukan langkah-langkah yang salah," katanya. (ant/as)

Israel Cabut Pembatasan Pembangunan Pemukiman Di Yerusalem Timur

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan Minggu, mengatakan kepada para menteri senior bahwa dia akan mencabut pembatasan pembangunan permukiman di Yerusalem Timur, segera setelah pemerintah kota itu menyetujui izin untuk membangun ratusan rumah baru di daerah tersebut.

Fadli Zon Tak Ingn Senen Jadi Mall

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meninjau dampak kebakaran yang melanda Pasar Senen beberapa waktu lalu dan mengharapkan kawasan tersebut tidak beralih fungsi menjadi mal atau apartemen.

Panja Sertifikasi Guru DPR Targetkan Hasilkan Keputusan

Panitia Kerja Serifikasi Guru dan Inpassing Komisi VIII DPR RI sedang melakukan penyusunan program kerja dan menargetkan selesai pada masa persidangan IV dengan menghasilkan keputusan untuk segera diselesaikan.

Kepolisian Jerman Tahan Pria diduga Rencanakan Serangan

Kepolisian Jerman pada Minggu mengatakan menahan seorang pria berusia 21 tahun, yang diduga merencanakan serangan dan menghubungkannya dengan kejadian di Wina, Austria.

Kapolda: Cukup Tiga Kali Ketuk 'Panic Botton'

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan masyarakat cukup tiga kali mengetuk "Panic Botton" jika mengalami atau mendapati tindak kejahatan di sekitarnya.