Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

KPU Bantul Temukan Dua Bakal Caleg PNS

yogyakarta, verifikasi berkas, nur huri mustofa

Posted on 07 May 2013. Hits : 224

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menemukan dua bakal calon anggota legislatif berasal dari pegawai negeri sipil saat verifikasi berkas.

Anggota KPU Bantul Nur Huri Mustofa di Bantul, Senin, mengatakan kedua bakal caleg itu yakni Heru Sudibyo, pegawai negeri sipil (PNS) di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Wibowo PNS Kementrian Kehutanan (Kemenhut) Yogyakarta.

"Saat mendaftar kedua bakal caleg masih berstatus sebagai PNS, namun untuk Heru Sudibyo purnatugas per 1 Mei, sedangkan Wibowo mungkin masih aktif karena tidak ada data penjelasan," katanya.

Menurut dia, meski begitu kedua bakal caleg harus mengisi formulir tentang pengunduran diri dari status PNS pada saat perbaikan berkas yang dijadwalkan mulai 9 sampai 22 Mei 2013.

"Tindakan dari KPU meminta mereka untuk mengisi formulir terkait jika ingin lanjut, sedangkan untuk surat keputusan (SK) pemberhentian diserahkan paling lambat 8 Agustus 2013," katanya.

Ia mengatakan, kewajiban yang harus dipenuhi oleh bakal caleg yang berasal dari PNS itu sesuai dengan Peraturan KPU nomor 7 Tahun 2013, bahkan surat pengunduruan diri tidak dapat ditarik kembali.

Menurut dia, KPU Bantul menerima sebanyak 455 berkas bakal caleg yang diajukan oleh semua partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 di Bantul yang berjumlah 12 partai.

"Hingga hari ini verifikasi berkas telah kami selesaikan, sehingga pada 7-8 Mei hasilnya akan kami beritahukan ke semua parpol, silakan datang ke kantor," katanya.

Ia mengatakan, bagi semua bakal caleg yang belum memenuhi persyaratan dapat melengkapi berkas pada masa perbaikan 9-22 Mei, namun untuk SK pengunduran diri bakal caleg bisa diserahkan sebelum penetapan DCT.

"Termasuk sejumlah perangkat desa yeng mendaftar dan juga anggota dewan yang mendaftar dengan partai lain juga wajib menyerahkan SK pengunduran diri dari Gubernur," katanya.(ant/rd)

Lemkapi Sampaikan Rasa Keprihatinan Mendalam Atas Tragedi Skytruck

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam atas musibah pesawat milik Polri yang menewaskan belasan anggota Polri saat melaksanakan tugas di Kepulauan Riau.

Sanusi Akui Minta Dibayari Apartemen dan Mobil

Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi mengakui bahwa ia meminta rekannya Direktur Utama PT Wirabayu Pratama Danu Wira dan Hendrikus Kangean membayari apartemen dan mobilnya.

Polri: Kotak Hitam Pesawat Skytruck Masih Dicari

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan kotak hitam atau "black box" pesawat Polri M-28 Skytruck dengan nomor registrasi P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau masih dicari.

Djarot Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Wakil Gubernur DKI Jakarta nonaktif Djarot Saiful Hidayat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna menjadi saksi terkait laporan penghadangan kampanye di Petamburan Jakarta Pusat.

Menyibak Peninggalan Majapahit di Candi Risan

Gunungkidul daerah yang terkenal dengan kekayaan alamnya, di sana juga juga menyimpan wisata budaya berupa situs arkeologi.