Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Persaingan Ketat Pemilu Diwarnai Politik Uang

panwaslu, gunung kidul, praktik politik uang, warnai pemilu

Posted on 07 Dec 2013. Hits : 415

Panitia pengawas pemilu Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksi praktik politik uang akan mewarnai Pemilu 2014 karena persaingan untuk mendapatkan kursi dewan sangat ketat.

Divisi pengawasan Panwaslu Gunung Kidul Budi Haryanto di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan politik uang terjadi dengan melibatkan beberapa oknum calon anggota legislatif (caleg) dan calon anggota DPD.

'Tindakan ini dilakukan dengan cara dan prosedur yang cukup baik dan terorganisir akibatnya panwaslu akan mengalami kesulitan membuktikan sebagai pelanggaran pidana pemilu. Kami sudah mempelajari modus-modusnya dari Pemilu 2009,' kata Budi.

Menurut dia, politik uang sudah bukan lagi menjadi rahasia umum. Politik uang sudah menjadi tradisi dan memiliki pola tersendiri di tengah masyarakat. Pola-pola tersebut dipraktikkan oleh semua komponen dalam sistem politik mulai dari pemilihan kepala dusun hingga pemilu legislatif.

'Apa pun usaha pencegahan politik uang akan sulit untuk dibersihkan dalam praktik demokrasi Indonesia. Politik sudah menjadi suatu bagian yang terintegrasi dalam masyarakat Indonesia. Politik uang ini dianggap sebagai sebuah fenomena biasa dalam sistem demokrasi di Indonesia,' kata dia.

Ia mengatakan praktik politik uang biasanya dilakukan oknum caleg mendekati hari pelaksanaan pemilu atau sering disebut 'serangan fajar'. Jadi, tidak jarang satu orang pemilih mengikuti syukuran dan menerima uang dari dua orang atau bahkan tiga caleg berbeda.

'Sistem seperti ini memang sangat disukai orang, khususnya masyarakat awam yang kehidupannya dilengkapi dengan penderitaan kemiskinan. Kemiskinan menyuburkan praktik politik di tengah masyarakat, selain sikap apatis warga terhadap pemilihan,' katanya.

Disisi lain berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, sangat dilarang untuk menggunakan politik uang seperti yang telah banyak terjadi karena politik uang sama saja dengan 'membeli' suara rakyat.(ant/rd)

Turki Segera Selesaikan Berkas Ekstradisi Fethullah Gulen

Turki diperkirakan dalam 10 hari sudah selesai menyiapkan berkas untuk meminta Amerika Serikat mengekstradisi ulama Fethullah Gulen, yang dituding Ankara sebagai otak percobaan kudeta di Turki, kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, Sabtu.

Standard Chartered Resmikan Pusat Pemeriksaan Mata Khusus Anak

Bank Standard Chartered Indonesia menghadirkan Pusat Pemeriksaan Mata Khusus Anak pertama di Indonesia Timur yang terletak di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin, Makassar, sebagai bagian dari program global tanggung jawab sosial perusahaan "Seeing is Believing.

Pengusaha Tertarik Investasi Industri Buah

Salah seorang pengusaha sukses di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Bahrian Noor tertarik untuk mengembangkan industri buah-buahan di kabupaten tersebut, terutama jeruk untuk meningkatkan kesejahteran petani sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.

Kota Gorontalo Bebas Dari Vaksin Palsu

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Gorontalo mengatakan bahwa daerah tersebut bebas dari peredaran vaksin palsu, seperti marak diberitakan saat ini.

Piyu Berharap Personel Padi Bisa Hibur Sobatnya

Gitaris PADI Piyu berharap bisa kembali menghibur para Sobat PADI (sebutan fans) dalam sebuah konser yang dihadiri seluruh personel yang belakangan fokus dengan proyek masing-masing.