Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Sejumlah Kepala Desa Di Kediri Daftar Bacaleg

kepala desa di kabupaten kediri, jawa timur, mendaftar maju menjadi bakal calon legislator dalam pemilu legislatif 2014

Posted on 29 Apr 2013. Hits : 630

Sejumlah kepala desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendaftar maju menjadi bakal calon legislator dalam Pemilu Legislatif 2014 dan saat ini panitia pengawas masih memantau persyaratan serta kelengkapan berkas.

   �"Kami ketahui ada beberapa kepala desa yang masih aktif mendaftarkan diri menjadi. Kami akan pantau persyaratan terutama surat pengunduran diri," kata Ketua Panitia Pengawas Kabupaten Kediri Muji Harjito, Minggu.

   �Ia mengatakan, bakal calon legislator dari kepala desa harus menyertakan surat pengunduran diri dari atasan, baik itu dari kepala kecamatan atau Bupati. Surat itu dilampirkan dalam berkas bakal calon legislatif yang diajukan ke KPU.

   �"Berkas dilampirkan dan nantinya tidak bisa dicabut lagi, artinya kepala desa itu tidak bisa menjabat lagi," ucapnya.

   �Pihaknya juga mengatakan, saat ini masih memantau kelengkapan berkas dari masing-masing bakal calon legislatif itu, baik tentang batasan umur minimal 21 tahun saat mendaftar, maupun terkait dengan ijazah yang minimal SMA atau yang sederajat.

   �Sejumlah kepala desa yang mendaftar itu di antaranya Mualim Sudar dari Desa Blawe, Kecamatan Purwoasri, Arif Dion Ismantoro dari Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, keduanya berangkat dari Partai Demokrat.

Calon dengan status kepala desa lainnya adalah Surandi dari Desa Senden, Kecamatan Kayen Kidul, Suwanto dari Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, Murtadi dari Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Edy Suprapto dari Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, dan Siti Muyasaroh dari Desa Maesan, Kecamatan Mojo, yang berangkat dari Partai Gerindra.

   �Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri Agus Edi Winarto mengatakan KPU masih terus melakukan verifikasi bakal calon legislatif yang mendaftarkan diri untuk Pemilu Legislatif 2014, termasuk berkas dari bakal calon yang statusnya sebagai kepala desa itu.

   �"Semua berkas masih kami verifikasi," kata Agus.

   �Ia mengatakan, dari 12 partai politik, yang mendaftarkan bakal calon legislatif hanya 11 partai. Terdapat satu partai dinyatakan tidak diterima pendaftarannya yaitu Partai Persatuan dan Keadilan Indonesia (PKPI) karena telat dari jam seharusnya.(ant/rd)

Dua Daerah DIY Percontohan Kemiskinan Nasional

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan sebanyak dua daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi daerah percontohan bagi program pengentasan kemiskinan pemerintah.

Kekhasan Taman Nasional Daya Tarik Wisata

Pakar pelestarian lingkungan hidup dari Amerika, Shane Barrow, memberikan komentar dan penilaiannya terkait keadaan taman nasional yang ada di Indonesia.

Pemerintah Perkuat Transmigrasi Untuk Kurangi Impor Pangan

Pemerintah segera memperkuat dan menggalakkan kembali program transmigrasi untuk mengurangi ketergantungan impor pangan, kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Penyaluran KIP Belum Tuntas

Penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) belum juga tuntas meskipun batas waktu penyaluran akan berakhir di akhir September.

BNPB-MIT Kembangkan Peta Bencana Berbasis Media Sosial

Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Urban Risk Lab Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, mengembangkan peta bencana berbasis media sosial.