Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Taoto Pekalongan

Posted on 05 Dec 2012. Hits : 213

Bahan:

300 gram daging tetelan, 6 buah cabai merah, 5 butir bawang merah, 2 siung bawang putih, 1 tangkai serai, dimemarkan, 1 lembar daun salam 3 sendok makan tauco, 50 gram soun, direndam air dingin lalu direbus sebentar dan di potong-potong, 2 sendok makan bawang putih goreng, 2 sendok makan bawang merah goreng, 5 tangkai kucai, dipotong selebar 1 cm, garam dan merica secukupnya.

Cara membuatnya:

-- Rebus daging hingga empuk lalu potong kecil-kecil

-- Haluskan cabai merah bersama bawang merah, bawang putih, lalu tumis hingga harum. Masukkan serai dan daun salam. Aduk-aduk sampai layu.

-- Masukkan tauco, garam dan merica. Aduk-aduk sampai harum tauconya tercium. Masukkan adonan tauco ini ke dalam air rebusan daging.

-- Tambahkan cuka dan gula pasir. Lalu didihkan kembali.

-- Cara menghidangan, letakkan soun, seledri, kucai, bawang putih goreng, bawang merah goreng. Siram dengan kuahnya. Dimakan dengan lontong dan perkedel kentang.

Film Cerita Bugis 'Silariang' Akan Tayang 2017

Sineas lokal Makassar kembali akan membuat film "Silariang" yang sarat akan budaya Bugis-Makassar dan direncanakan tayang di seluruh bioskop Indonesia tahun 2017.

UGM Gelar Praktek Kesehatan Bersama Mahasiswa Asing

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar praktek kesehatan bersama dengan 24 mahasiswa asing selama tiga minggu di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kurikulum Pendidikan Perlu Ditambah 'Digital Wisdom'

Pakar psikologi dari Universitas Indonesia, Edward A.

Megawati Jadi Juru Kampanye Pilkada 2017

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan menjadi juru kampanye utama partainya di tujuh provinsi pada pilkada serentak tahun 2017.

Pakar: Teknologi Bukan Sumber Kekerasan Pada Anak

Pakar psikologi dari Universitas Indonesia Edward A Soetardhio menilai gawai maupun perangkat elektronik bukan sumber utama meningkatnya kekerasan terhadap maupun yang dilakukan oleh anak.