Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gubernur Bali Siapkan Pola Kemitraan dan Perlindungan Usaha Peternakan

gubernur bali, kemitraan peternakan, peternakan

Posted on 21 Jan 2013. Hits : 384

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyiapkan regulasi pola usaha kemitraan dan perlindungan usaha peternakan.

"Dengan adanya peraturan gubernur diharapkan dapat mengatur pola kemitraan atau pengusaha besar yang dilakukan di daerah ini agar tidak sampai menggerus peternakan rakyat," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra di sela-sela sosialisasi rancangan pergub itu di Denpasar, Senin.

Menurut dia, sering kali peternakan rakyat kalah dalam pemasaran karena adanya hambatan produksi dan permodalan.

"Oleh karena itu, pergub nantinya dapat menjadi payung hukum bagi pemerintah, peternak, dan pengusaha untuk berjalan bersama-sama khususnya dalam mengembangkan peternakan babi dan ayam yang konsumennya di daerah kita cukup besar," katanya.

Pergub ini, lanjut dia, mencoba mengatur agar kemitraan berjalan, tetapi perusahaan mandiri juga tetap dikembangkan. Yang boleh melakukan usaha kemitraan tentu saja yang harus berdomisili dan punya izin di Bali.

"Kemitraan mempunyai kewajiban untuk melapor pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait atas pemasaran hasilnya. Jangan sampai pasar peternak mandiri diambil oleh kemitraan," ucapnya.

Adapun beberapa pola kemitraan yang diatur dalam pergub itu yakni usaha budidaya yang sudah dapat dilaksanakan oleh peternak maka usaha besar atau menengah dalam melakukan hubungan kemitraan hanya menyerapkan hasil produksi budaya.

"Usaha besar atau menengah yang akan melaksanakan hubungan kemitraan dengan usaha yang berskala kecil atau peternak mandiri agar melibatkan asosiasi peternak yang ada di Bali. Kemitraan juga dapat dilakukan bagi yang tidak memiliki keterkaitan usaha," ujarnya.

Dalam rancangan pergub yang terdiri atas 21 pasal itu, diatur pula ketentuan bagi usaha besar dan menengah wajib menyediakan rumah potong hewan yang menyebarkan bibit babi atau menghasilkan babi potong 1.000 ekor ke atas dalam satu bulan dan yang menyebarkan bibit ayam atau menghasilkan ayam potong di atas 150.000 ekor per bulan.

Sementara itu, Ketua Gabungan Usaha Peternak Babi (Gupbi) Bali Putu Hari Suyasa menilai semua usaha kemitraan peternakan yang sudah berjalan selama ini sesungguhnya telah melanggar aturan pemerintah. "Namun ini dibiarkan sekian puluh tahun sehingga menyebabkan ketergantungan peternak pada pasar kemitraan," katanya.

Pihaknya juga menyayangkan seharusnya pertemuan tersebut untuk mendengar kajian hukum dari biro hukum, ternyata dikoreksi ulang lagi sehingga menimbulkan perdebatan kembali. Perdebatan terhadap rancangan sebenarnya sudah sering dilakukan termasuk di DPRD," katanya. (ant/as)

Ahmad Hijazi Diangkat Sebagai Sekda Riau

Presiden RI Joko Widodo menetapkan Ahmad Hijazi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Riau melalui Keputusan Presiden (kepres) nomor 73/TPA Tahun 2016 tentang Pengangkatan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Kelompok Tani Alami Krisis

Para petani sawah lahan pasang surut di Lahimbua, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengharapkan bantuan pemerintah setempat maupun pemerintah pusat untuk mengolah lahan mereka.

Perambahan Liar Akibatkan Krisis Air

Yayasan Kanopi Bengkulu menyatakan kerusakan hutan lindung Bukit Daun akibat perambahan liar di Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, yang mencapai 3.

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Merangkak Naik

Harga sapi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melonjak signifikan antara Rp1 juta hingga Rp5 juta dua minggu setelah Lebaran 2016.

Menjadi Tren Dunia, Wisata Kuliner Akan Hadir di Pulau Dewata

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Denpasar ingin menggarap wisata gastronomi atau wisata kuliner yang potensial di Ibu Kota Provinsi Bali itu.