Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Hasil Tangkapan Nelayan Lampung Berkurang

harga ikan, bandarlampung, hasil tangkapan, cenderung berkurang

Posted on 20 May 2013. Hits : 184

Harga ikan di sejumlah pasar di Bandarlampung pekan ini masih tinggi, sementara hasil tangkapan nelayan setempat cenderung berkurang terkait faktor musim pancaroba yang melanda wilayah perairan Lampung.

Berdasarkan pantauan di pasar ikan di perkampungan nelayan di Desa Sukaraja Telukbetung, Bandarlampung, Senin, hanya sebagian kecil pedagang yang masih berjualan ikan karena pasokannya dari nelayan payang setempat terbatas.

Biasanya di pasar yang berlokasi di pinggiran pantai itu berjualan puluhan pedagang ikan, dan pengunjungnya pun bisa mencapai ratusan orang setiap harinya.

Harga ikan di Desa Sukaraja itu berkisar Rp15.000- Rp35.000/kg, padahal biasanya antara Rp10.000- Rp25.000/kg.

Warga Bandarlampung menyukai belanja ikan di pasar itu karena ikan yang dijual umumnya adalah ikan segar yang baru ditangkap. Dengan kata lain, ikan yang baru ditangkap di laut dengan jaring, langsung dijual di pasar ikan Desa Sukaraja itu.

Namun, sejumlah nelayan payang menyebutkan hasil tangkapan mereka cenderung terus menurun sejak batu bara ditimbun di pinggiran pantai di kawasan itu.

'Sejak ada penimbunan batu bara, hasil tangkapan kami turun terus,' kata salah satu nelayan setempat.

Sementara itu, sejumlah pedagang ikan di Pasar Lelang Bandarlampung juga menyebutkan harga ikan tetap bertahan tinggi karena pasokannya dari nelayan berkurang.

'Stok ikan berkurang, harganya tetap tinggi,' kata Rosida, salah satu pedagang ikan setempat.

Ia menyebutkan harga ikan berkisar Rp30.000- Rp100.000/kg, seperti selar Rp40.000/kg, kembung sate Rp40.000/kg, kakap merah Rp45.000/kg, tenggiri ukuran kecil Rp45.000/kg, simba Rp40.000/kg, udang berkisar Rp55.000 - Rp85.000/kg, bawal hitam Rp40.000/k, bawal putih Rp100.000/kg, kerapu Rp70.000/kg, rajungan Rp45.000/kg dan ikan teri basah Rp30.000/kg.

Menurut dia, harga ikan masih sulit turun di musim pancaroba, namun kenaikan harganya diyakini tidak akan setinggi harga daging sapi.(ant/rd)

Pengemudi 'Brio Maut' Negatif Gunakan Narkoba

Penyidik Laka Lantas Polrestabes Bandung menyebut tes urine yang dilakukan terhadap IM (19) pengemudi Honda Brio yang menyeruduk sepeda motor yang dikendarai IT (32) hingga tewas, negatif menggunakan zat psikotoprika.

Mubarokfood Akan Kurangi Penggunaan Kayu Bakar

Produsen jenang Kudus, Jawa Tengah, Mubarokfood akan mengurangi penggunaan bahan bakar kayu untuk proses pembuatan jenang.

Tapin Kembangkan Sapi Betina Melalui Inseminasi Buatan

Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mengembangkan sapi betina melalui program inseminasi buatan dan program sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab) untuk mendukung program nasional.

Empat Departemen ITS Kembali Raih Sertifikasi Internasional

Empat departemen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali berhasil meraih sertifikasi internasional yakni dari ASEAN United Network Quality Assessment (AUN-QA) pada akhir tahun 2016 lalu.

Elemen Masyarakat Diajak Citra Danau Toba

Elemen masyarakat diajak untuk menjaga citra positif Danau Toba di Sumatera Utara dalam upaya mendukung program Pemerintah Pusat menjadikan kawasan itu sebagai tujuan wisata Nasional dan Dunia.