Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Investor Bangun Pusat Perbaikan di Batam

batam, investor, batam, bandara hang nadim

Posted on 12 Apr 2013. Hits : 178

Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan dua investor sudah mendapatkan alokasi lahan seluas 78 hektare di Bandara Internasional Hang Nadim untuk membangun pusat pemeliharaan dan perbaikan pesawat terbang.

"PT Lion Grup mendapatkan alokasi 16 hektare lahan, sementara PT Indonesia Aero Maintenance mendapatkan alokasi 62 hektare," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Jumat.

Ia mengatakan, saat ini PT Lion Grup sudah mulai membangun "maintenance, repair and overhaul" (MRO) tahap pertama di atas lahan seluas empat hektare untuk 12 pesawat yang akan mulai beroperasi Juni 2013.

Sementara untuk 12 hektare lainnya akan dibangun setelahnya dan diperkirakan selesai pada 2016. Total MRO milik Lion Grup akan mampu menampung 28 pesawat berbagai jenis milik mereka.

"Selain untuk perawatan pesawat mereka juga akan membangun 'engine shop' bekerja sama dengan pabrikan. Nilai investasi Lion Grup mencapai sekitar Rp3,5 triliun," kata dia.

Untuk PT Indonesia Aero Maintenance, kata Djoko, akan mulai membangun sekitar September 2013 dan diperkirakan akan selesai pada akhir 2015.

"Nilai investasi perusahaan tersebut untuk tahap pertama sekitar 200 juta dolar AS. Dengan target mampu melayani 70 persen pesawat maskapai nasional yang saat ini masih harus keluar negeri saat melakukan perawatan," kata Djoko.

Djoko mengatakan, keseluruhan lahan yang disediakan BP Batam di Bandara Internasional Hang Nadim Batam untuk MRO sekitar 150 hektare.

Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan sebelumnya juga mengatakan akan membangun landasan pacu kedua di bandara tersebut mengantisipasi lonjakan pesawat.

"Jika dua MRO itu selesai di bangun, maka kondisi Hang Nadim akan sangat padat. Jadi perlu penambahan landasan pacu," kata dia.

Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan setiap hari jumlah frekuensi penerbangan di bandara tersebut sudah mencapai sekitar 110 kali.

Antrean saat mau tinggal landas sering terjadi terutama pada pagi dan sore saat jumlah penerbangan tinggi. (ant/as)

Lemkapi Sampaikan Rasa Keprihatinan Mendalam Atas Tragedi Skytruck

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam atas musibah pesawat milik Polri yang menewaskan belasan anggota Polri saat melaksanakan tugas di Kepulauan Riau.

Sanusi Akui Minta Dibayari Apartemen dan Mobil

Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi mengakui bahwa ia meminta rekannya Direktur Utama PT Wirabayu Pratama Danu Wira dan Hendrikus Kangean membayari apartemen dan mobilnya.

Polri: Kotak Hitam Pesawat Skytruck Masih Dicari

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan kotak hitam atau "black box" pesawat Polri M-28 Skytruck dengan nomor registrasi P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau masih dicari.

Djarot Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Wakil Gubernur DKI Jakarta nonaktif Djarot Saiful Hidayat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna menjadi saksi terkait laporan penghadangan kampanye di Petamburan Jakarta Pusat.

Menyibak Peninggalan Majapahit di Candi Risan

Gunungkidul daerah yang terkenal dengan kekayaan alamnya, di sana juga juga menyimpan wisata budaya berupa situs arkeologi.