Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Minat Petani Sumut Tanam Kedelai Makin Menurun

kedelai, sumatera utara, petani sumut

Posted on 28 Dec 2012. Hits : 309

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara HM Roem mengatakan minat petani di daerah ini untuk menanam kedelai semakin menurun, karena harga di pasaran terlalu murah.

"Harga kedelai di pasaran hanya Rp 4.300 per kilogram, sehingga petani di Sumatera Utara kurang begitu tertarik lagi bertani kedelai," katanya di Medan, Jumat.

Harga kedelai di pasaran, menurut dia, benar-benar sangat murah dan nyaris tidak mempunyai nilai.

Oleh karena itu, kata dia, wajar para petani tidak begitu berminat lagi untuk menanam lahan mereka dengan tanaman kedele tersebut.

"Kalau hanya merugi dan tidak memperoleh untung, untuk apa petani itu capek-capek menanam kedele," ucap Roem.

Selain itu, jelas Kadis Pertanian Sumut, harga kedele juga sangat rendah.

Kalau harga murah, untuk apa petani menanam kedele, dan lebih baik mereka membudidayakan padi, kacang hijau dan kacang tanah yang harganya cukup mahal.

"Jadi, sekarang ini para petani kedele di sejumlah kabupaten di Sumut mulai beralih dengan tanaman yang memiliki prospek lebih baik dan harganya agak lumayan," ujar Roem.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika harga kedele itu masih murah, kemungkinan para petani belum mau menanam lahan perkebunan mereka dengan tanaman tersebut.

Kalau harga jual kedelai masih melemah, dan mau makan apa para petani di Sumut.

Seharusnya harga kedelai di pasaran Rp7.000 per kg, sehingga para petani lebih bersemangat.

"Harga kedelai itu juga harus dipikirkan, sehingga petani kembali terangsang untuk menanam tanaman jenis kacang-kacangan tersebut," kata Roem.

Data yang diperoleh di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Sumut, target tanaman kedelai di daerah ini pada 2012 seluas 12.728 hektare, dan realisasinya 8.640 hektare. Sedangkan target luas panen 13.242 hektare, dan realisasinya 8.364 hektare.

Kemudian target produksi setahun sebanyak 17.262 ton, dan realisasinya hingga November 2012 mencapai 10.304 ton. (ant/as)

Pengemudi 'Brio Maut' Negatif Gunakan Narkoba

Penyidik Laka Lantas Polrestabes Bandung menyebut tes urine yang dilakukan terhadap IM (19) pengemudi Honda Brio yang menyeruduk sepeda motor yang dikendarai IT (32) hingga tewas, negatif menggunakan zat psikotoprika.

Mubarokfood Akan Kurangi Penggunaan Kayu Bakar

Produsen jenang Kudus, Jawa Tengah, Mubarokfood akan mengurangi penggunaan bahan bakar kayu untuk proses pembuatan jenang.

Tapin Kembangkan Sapi Betina Melalui Inseminasi Buatan

Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mengembangkan sapi betina melalui program inseminasi buatan dan program sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab) untuk mendukung program nasional.

Empat Departemen ITS Kembali Raih Sertifikasi Internasional

Empat departemen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali berhasil meraih sertifikasi internasional yakni dari ASEAN United Network Quality Assessment (AUN-QA) pada akhir tahun 2016 lalu.

Elemen Masyarakat Diajak Citra Danau Toba

Elemen masyarakat diajak untuk menjaga citra positif Danau Toba di Sumatera Utara dalam upaya mendukung program Pemerintah Pusat menjadikan kawasan itu sebagai tujuan wisata Nasional dan Dunia.