Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Petani Budidayakan Melon Pascapanen Padi

membudidayakan buah melon, kualitas ekspor, pascapanen padi

Posted on 08 Jun 2013. Hits : 307

Para petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, membudidayakan buah melon kualitas ekspor, pascapanen padi pada musim tanam kedua.

'Usai panen padi, para petani di Kabupaten Indramayu berencana untuk menanam buah melon kualitas ekspor, karena musim tanam sebelumnya permintaan dari Singapura dan Jepang cukup tinggi,' kata seorang petani Kabupaten Indramayu Rusmayanto di Indramayu,Sabtu.

Menurut dia, lahan pertanian di Kabupaten Indramayu, potensial dan cocok untuk budi daya melon dengan hasil panen tembus ekspor sehingga menguntungkan para petani lokal.

Ia mengatakan lahan pertanian di daerah itu sebagian besar merupakan tadah hujan sehingga saat musim kemarau petani harus memperhatikan kebutuhan air, sedangkan tanaman melon salah satu komoditas yang hemat air.

Seorang petani lainnya, Sarjiman mengatakan lahan tadah hujan sepanjang pantai utara hanya mampu ditanami padi dua kali dalam setahun, sedangkan sebagian petani memanfaatkan musiim kemarau untukmenanam semangka dan melon.

'Buah melon dan semangka hemat air, sehingga potensial dikembangkan di Kabupaten Indramayu. Selain itu hasil panennya tembus pasar ekspor dan semakin diminati oleh para petani setempat,' katanya.

Ia mengatakan budi daya melon yang terus berkembang butuh peningkatan kualitas dan persediaan bibit unggul supaya hasil panen diminati pasar ekspor Singapura dan Jepang.

Kepala Seksi Produksi Holtikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu Anang mengatakan lahan pertanian di Kabupaten Indramayu cocok ditanami melon dan semangka, karena suhu udara cukup panas dan tanahnya subur.

Rencananya, sejumlah petani padi di Indramayu bagian timur segera menanam melon dengan bibit unggul yang pernah diuji tanam di wilayah Indramayu bagian barat.

Hasil uji tanam itu, katanya, cukup memuaskan. Satu buah melon ada yang mencapai kurang lebih empat kilogram.

Ia mengatakan bibit buah melon yang tersedia merupakan bibit unggul. Setelah uji coba tanam, mampu menghasil tiga hingga empat kilogram per buah, dengan kandungan air normal, rasa manis, dan kandungan daging buah cukup tebal.(ant/rd)

Tarif Trans Tangerang Rp 1.000 Bagi Pelajar

Pemerintah Kota Tangerang memberikan tarif murah bagi pelajar yang menggunakan moda transportasi Trans Tangerang yakni Rp1.

RCEP Bisa Pengaruhi Sektor Pangan-Kesehatan Nasional

Perjanjian perdagangan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) yang juga melibatkan Indonesia dinilai bisa mempengaruhi sektor pangan dan kesehatan nasional karena adanya hak kekayaan intelektual yang dikuasai korporasi.

BNPT Harapkan Revisi UU Terorisme Segera Dirampungkan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius berharap revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dapat segera dirampungkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Imigrasi Soetta Tolak Kedatangan Empat Warga Bangladesh

Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang menolak kedatangan empat warga Bangladesh karena diduga menyalahgunakan fasilitas bebas visa kunjungan.

FAO : Pertanian Konservasi Tingkatkan Produksi 77 Persen

Berdasarkan data dari Badan Pangan dan Pertanian PBB (FAO) hasil teknik pertanian konservasi telah meningkatkan produksi jagung di wilayah Indonesia Timur sebanyak 77 persen daripada menggunakan teknik produksi konvensional.