Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Realisasi PAD DISPENDA SULUT Rp168,3 Miliar

realisasi pendapatan asli daerah, dinas pendapatan daerah, provinsi sulawesi utara , triwulan pertama 2013, mencapai rp168,3 miliar

Posted on 27 Apr 2013. Hits : 422

Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada triwulan pertama 2013 mencapai Rp168,3 miliar atau sudah 23,18 persen dari target tahunan.

"Target PAD berkisar Rp579 miliar, melihat realisasi pada semester pertama yang tumbuh demikian tinggi, makaoptimistis target tersebut akan jauh terlampaui," kata Kepala Dispenda Sulut, Gammy A Kawatu, pada rapat evaluasi kinerja triwulan pertama, di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat.

Kontribusi pendapatan daerah tersebut, kata Gemmy bersumber dari15 kabupaten kotayang ada di Sulut, yang nantinya kemudian dikembalikan lagi ke masing-masing daerah melalui dana bagi hasil pajak.

Di Kepulauan Sangihe misalkan, Pemerintah Provinsi Sulut akan menyerahkan dana bagi hasil pajak kendaraan bermotor pada tahun berjalan ini sebesar Rp7 miliar, dan bila sudah terbentuk menjadi Provinsi Perbatasan Nusa Utara, pemerintah daerah akan menyerahkan lebih banyak lagi sekitar Rp70 miliar.

"Pajak yang dihimpun dari kabupaten dan kota tersebut nantinya akan dikembalikan lagi dengan proporsi 30persen untuk provinsi dan 30 persen di daerah," kata dia.

Dia mengatakan, sumber-sumber pendapatan daerah perlu dilakukan intensifikasi dan ekstensifikasi baik yang bersumber melalui pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah.

Pencapaian pendapatan daerah harus dimaksimalkan dalam rangka mempercepat gerak pemerintahan, pembangunan serta pelayanan umum kepada masyarakat.

Dia mengatakan, sumber-sumber pendapatan daerah yang terus dioptimalkan pemerintah daerah melalui Dispenda Sulut antara lain pajak kendaraan bermotor, pajak kendaraan atas air, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak air bawah tanah hingga pajak bumi dan bangunan.(ant/rd)

Banjir di Sampang Kian Meluas

Banjir yang melanda Kota Sampang, Jawa Timur, akibat luapan Sungai Kalikemuning, kian meluas, dari sebelumnya hanya delapan desa/kelurahan kini menjadi sembilan desa/kelurahan.

Sampang Lumpuh Diterjang Banjir

Jalur lalu lintas menuju Kota Sampang, Jawa Timur, Minggu, lumpuh akibat banjir luapan Kali Kemuning yang menggenangi wilayah itu.

Mebel Indonesia Jadi Primadona di Ceko

Mebeler dan produk kayu dari Indonesia menjadi favorit dan menarik minat besar pengunjung pameran ForArch yang digelar di Praha, Republik Ceko, yang berlangsung dari 20-24 September.

Citilink Segera Terbang ke Papua

Maskapai berbiaya murah Citilink Indonesia akan membuka rute penerbangan baru ke Papua untuk memperluas pasar di timur Indonesia.

Lereng Menoreh di Magelang Longsor

Lereng pegunungan Menoreh di Desa Majaksingi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Sabtu (24/9) malam longsor di tiga titik.