Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Transaksi di Pasar Hewan Siyono Meningkat

pasar hewan, siyono, gunung kidul

Posted on 14 May 2013. Hits : 275

Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan nilai transaksi di Pasar Hewan Siyono wilayah setempat mengalami peningkatan.

Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Gunung Kidul Widagdo di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan volume jumlah pedagang hewan yang datang di Pasar Hewan Siyono sangat tinggi, sehingga Pasar Hewan Siyono sangat dimungkinkan untuk dibuka dua kali dalam satu minggu yakni Wage dan Pahing.

"Dibukanya Pasar Hewan Siyono sebanyak dua kali ini untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat, karena jual beli ternak diharapkan semakin meningkat dan kami berharap dapat mendongkrak perekonomian masyarakat," kata Widagdo.

Menurut dia, Pasar Hewan Siyono akan semakin berkembang. Transaksi jual beli hewan, khususnya sapi yang tinggi akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Gunung Kidul.

"Gunung Kidul ini sebagai sentra sapi di DIY. Jika Pasar Siyono semakin berkembang, kami optimistis PAD Gunung Kidul semakin meningkat," kata dia.

Kepala Bina Usaha Dinas Peternakan Gunung Kidul Sukandi mengatakan Gunung Kidul merupakan sentra sapi di DIY. Setiap tahum sekitar 28.000 sapi potong ke luar daerah.

Selain itu, Sukandi mengatakan, pertumbuhan ternak sapi di Gunung Kidul menunjukan perkembangan positif, dengan pertumbuhan populasi ternak sapi sebesar 25.000 ekor per tahun.

"Saat ini, populasi potong Gunung Kidul sekitar 170.000 ekor. Untuk mendukung program nasional swadaya daging sapi, Disnak Gunung Kidul terus berupaya menambah populasi sapi potong melalui program inseminasi buatan," kata dia.

Ketua Kelompok Tani Ternak Ngudi Rejeki Suroto mengatakan populasi ternak sapi di kelompoknya yang berada di Dusun Klegung berjumlah 25 ekor pada 2009, naik menjadi 85 ekor pada 2013.

"Peternak berharap, pemerintah terus memberikan dorongan dan pendampingan kepada kelompok tani ternak," kata dia. (ant/as)

Legislator: Rokok Mahal Kendalikan Konsumsi Generasi Muda

Anggota Komisi IV DPR Akmal Pasluddin menyatakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau yang membuat harga rokok mahal akan mengendalikan konsumsi generasi muda dan memberikan dampak positif pada masa depan.

Pengelolaan Hutan Jangan Dijadikan Kepentingan Ekonomi

Peneliti Ekonomi Kehutanan Pusat Peneliti dan Pengembangan Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ismatul Ismail menyatakan pengelolaan hutan jangan dijadikan kepentingan ekonomi sehingga bisa merusak kelestarian hutan.

Gempa Runtuhkan Bangunan di Italia Tengah, Enam Diperkirakan Tewas

Gempa berkekuatan besar menghacurkan sejumlah bangunan di Italia tengah pada Rabu dinihari, menjebak penduduk dan menyebabkan warga lain melarikan diri, dengan setidak-tidaknya enam orang diperkirakan tewas.

KPK Dorong Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pemerintah daerah memperbaiki tata kelola pemerintah dengan menerapkan praktik terbaik (best practice) khususnya bidang perencanaan dan pengelolaan APBD, pengadaan barang dan jasa serta pelayanan perizinan.

Sumatera Selatan Dongkrak Konsumsi Ikan Masyarakat

Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan mendongkrak konsumsi ikan masyarakat dengan menggencarkan gerakan makan ikan (Gemarikan) di setiap kabupaten/kota.