Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru

Seniman Muda Indonesia Sukses Tampilkan Seni Instalasi di Prancis

seniman muda, seni instalasi, perhimpunan pelajar indonesia

Posted on 04 Nov 2016. Hits : 1105

Sebanyak 11 seniman muda asal Indonesia telah sukses menampilkan berbagai jenis karya seni instalasi, busana, audio visual, musik dan foto dalam acara bertajuk "Rouge Blanc 2016" yang diadakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Prancis.

Kegiatan itu diselenggarakan sejak 29 Oktober hingga 2 November lalu bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris di Balai Budaya KBRI Paris, Prancis.

Ketua PPI Perancis, Dewa Frendika kepada Antara London, Jumat mengatakan, Rouge Blanc 2016 merupakan Group Art Exhibition PPI Prancis yang selama bertahun-tahun hanya menjadi wacana, hingga akhirnya tahun ini dapat terlaksana.

Berdasarkan data panitia, jumlah pengunjung selama lima hari eksposisi dari tanggal 29 Oktober hingga 2 November lalu mencapai sekitar 170 orang. Sebagian besar pengunjung adalah warga negara asing yang menunjukkan rasa kagumnya terhadap kemampuan dan kreativitas seniman muda Indonesia di Prancis. Secara umum masyarakat yang datang dari kalangan pelajar maupun pecinta seni sangat antusias menyaksikan acara Rouge Blanc.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris, Prof. Surya Rosa Putra mengapresiasi hasil karya seni para seniman muda Indonesia. Acara itu menjadi ajang memperkenalkan karya seni modern atau kontemporer Indonesia mengingat selama ini acara serupa hanya sebatas menampilkan karya seni tradisional, ujarnya.

Acara Rouge Blanc diharapkan dapat menstimulasi seniman muda untuk terus berkarya sekaligus mempersiapkan diri menyambut salah satu kegiatan besar Europalia yang diadakan di Belgia dan Prancis.

Ke-11 seniman muda yang menjadi kontributor yaitu Rolando Octavio, Talitha J.Kandou, Muhammad Putra Eka, Mandy Lalune, Hemas Arifin, M.R. Martuah, Amelia Purnamasari Mulia, Andre Hadyanto, Selina Wilta, Lingga Gonzalez dan Bima Nawandana.

Kurator sekaligus Ketua Acara, Rolando Ocatavio merasa senang karena acara eksposisi ini berhasil menggabungkan beberapa karya seni dari multidisiplin ilmu.

Menurutnya, seniman juga merasa memiliki kebebasan untuk menampilkan karyanya sekaligus menyelipkan pesan moral maupun kritik sosial yang konstruktif terkait isu-isu aktual yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

Dalam kesempatan itu ia juga menyapaikan penghargaan dan terima kasih kepada Dubes Hotmangaradja Pandjaitan serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris Surya Rosa Putra yang memberikan dukungan sehingga acara ini bisa berjalan dengan sukses.

Acara Rouge Blanc diharapkan dapat kembali diadakan tahun 2018 di kota Paris dan menjadi acara besar dua tahunan PPI Prancis.(vaa)

Petinggi Berterima Kasih Atas Penghapusan Irak Dari Daftar Larangan Perjalanan

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump pada Senin atas penghapusan Irak dari daftar larangan perjalanan, yang dikenakan kepada beberapa negara berpenduduk sebagian besar Muslim.

Lebanon Kembangkan Strategi Untuk Tangani Dampak Dari Krisis Suriah

Perdana Menteri Lebanon Saad Al-Hariri pada Senin (20/3) menekankan Lebanon "mengembangkan strategi untuk menangani dampak parah dari krisis di Suriah".

Ghana Tutup Lokasi Air Terjun Setelah Puluhan Orang Meninggal

Pemerintah wilayah di Ghana, Senin (20/3), menutup untuk sementara lokasi air terjun Kintampo, 450 kilometer di utara ibu kota negeri itu, setelah 18 pengunjung tewas akibat tertimpa pohon yang tumbang, Ahad (19/3).